.
.
.
.
.
Happy Reading
.
.
.
.
.
Leona melesat dengan cepat hingga tiba didepan sebuah goa yang terlihat cukup seram, ia membuka goa tersebut dengan kekuatannya.
Saat goa terbuka ia langsung melesat masuk kedalam goa dan melihat seorang wanita yang sedang terikat dengan rantai.
"Kau lihat sekarang bangsa kau telah kalah! Mereka harus menjadi budak bangsa vampir!"
Ucap Leona dengan wajah menyeringai.
Wanita itu hanya diam sambil menatap Leona dengan tatapan yang tidak bisa Leona baca, beberapa detik kemudian wanita itu memalingkan pandangannya.
"Lakukanlah semua yang kamu suka."
Balas wanita itu.
Leona yang merasa tidak terima dengan respon wanita didepannya langsung mendekat dan mencengkram dagu wanita tersebut dengan kasar.
"Kau juga harus menjadi budak ku!"
Bentak Leona dengan mata merah yang menyala.
"Kau pikir kenapa aku tidak membunuhmu sekarang hm? Aku harus memberikanmu pelajaran Freen karena telah membunuh Darius!"
Lanjut Leona menatap Freen dengan tajam.
Sedangkan Freen hanya diam meskipun ia merasakan sedikit sakit karena cengkraman wanita dihadapannya tersebut.
"Aku tidak tau kenapa kamu jadi seperti ini Becky, tapi aku harap kamu segera mengingat semuanya."
Ucap Freen dengan tatapan lembut.
Leona terdiam mendengar ucapan dari Freen, ia bisa melihat dengan jelas tatapan dari wanita dihadapannya tersebut penuh dengan rasa cinta.
Apakah ia harus mencari tau sendiri hubungan mereka sebelumnya seperti apa? Karena sejujurnya hati kecilnya juga merasa sesak ketika ia menatap mata Freen.
Lamunannya buyar karena kedatangan Arlo yang tiba-tiba sudah berada di sampingnya, ia melepaskan cengkramannya di dagu Freen dan menoleh ke arah Arlo.
"Kau sudah mengurusnya?"
Tanyanya dengan wajah datar.
"Tentu sudah."
Jawab Arlo sambil melirik ke Freen.
"Lalu kenapa kau datang kesini?"
Tanya Leona lagi dengan wajah tidak suka.
"Saya pikir anda butuh bantuan."
Ucap Arlo yang tentu saja sebenarnya bukan itu alasan utamanya menyusul Leona.
Leona menatap Arlo dengan serius, ia merasa ada yang tidak beres dari pria di hadapannya tersebut. Ia akhirnya mengajak Arlo untuk pergi dari goa dan meninggalkan Freen seorang diri disana.
Arlo mengikuti ajakan Leona untuk pergi dari tempat tersebut meskipun ia masih sedikit was-was karena tidak mengetahui apa yang Leona dan Freen lakukan tanpa dirinya tadi.
🌑🌑🌑🌑🌑
Di tempat lain Zen terlihat berseteru dengan Heng, sudah berulangkali Zen berusaha menjelaskan namun Heng masih terlihat tidak terima.
"Kita tidak bisa meneruskan perperangan itu."
"Kau mempermalukan bangsa kita!"
Sentak Heng yang wajahnya terlihat emosi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Meet a Werewolf Girl (END)
FanfictionBecky adalah seorang murid sekolah biasa, semuanya berubah ketika ia bertemu dengan Freen ditengah hutan. Awalnya ia tidak percaya dengan keberadaan werewolf, tapi ia malah jatuh hati dan merasa nyaman berada didekat Freen. Becky tetap nekat bersama...
