Chapter 21

2.2K 275 7
                                        

.
.
.
.
.

Seorang wanita yang memakai jubah hitam terlihat melesat di tengah hutan, namun wanita tersebut tiba-tiba saja berhenti.

"Perasaan tadi gue sudah lewat sini deh?"
Gumamnya kepada dirinya sendiri.

"Lebih baik gue kesana."
Ucapnya menatap lurus ke depan.

Ia langsung melesat ke tempat tersebut dan melupakan ucapan raja vampir yang melarang dirinya untuk pergi terlalu jauh.

Ia tiba-tiba dihadang oleh 3 pria yang terlihat menggeram ke arahnya, dengan santai ia menatap pria tersebut tanpa melepaskan jubah hitam yang menutupi kepalanya.

Mata merahnya bernyala sekilas ketika 3 pria dihadapannya menatapnya dengan mata kuning yang bernyala sekilas.

"BERANI SEKALI BANGSA VAMPIR MELEWATI AREA PERBATASAN!"
Ucap salah satunya.

"Perbatasan?"
Ulang wanita itu dengan bingung.

Namun ketiga pria itu langsung menyerang dirinya sehingga membuatnya reflek menghindar dan menyerang balik.

Auuu!!!

Salah satu dari pria itu terlihat melolong dengan cukup kerasnya sehingga membuat dirinya semakin waspada.

Sedangkan di tempat lain, raja vampir yang mendengar lolongan serigala tersebut memanggil anak buahnya.

"Cepat kalian cari Leona!"
Bentak sang raja vampir yang merasa khawatir dengan wanita itu.

Anak buahnya mengangguk dan langsung melesat pergi dari kastil tersebut, sedangkan raja vampir terlihat gusar dan merasa menyesal karena membiarkan Leona pergi.

"Jangan sampai dia bertemu dengan Freen sekarang."
Batin raja vampir yang takut ingatan wanita tersebut kembali.

Berbeda dengan Leona yang ternyata cukup mudah mengalahkan 3 pria tersebut, ia menatap mereka dengan remeh.

"Hanya segitu saja kekuatan kalian?"
Tanyanya kepada pria yang terlihat paling kesal.

Beberapa detik kemudian seekor serigala coklat datang ke tempat itu, serigala tersebut berubah wujud menjadi seorang manusia.

Seorang pria yang memiliki tubuh tinggi menatap ketiga pria yang terlihat kesusahan untuk bangkit.

"Kalian bertiga kalah dengan satu orang vampir?"
Tanya pria itu terlihat tidak percaya.

Sedangkan ketiga pria itu hanya menunduk karena merasa malu, mereka bertiga juga tidak tau kenapa pria itu bisa berada di area mereka.

Karena yang vampir itu masukin adalah area kekuasaan Golysius Pack, namun yang menghampiri mereka adalah Alpha dari pack lain.

Pria tinggi itu menatap vampir yang kepalanya tertutupi jubah, ia tidak bisa mengenali vampir tersebut.

Pria itu langsung menyerang vampir tersebut, namun vampir itu menghindar dengan sangat cepat dan menyerang balik.

Pria itu ikut menghindar dengan sangat cepat, walaupun wajahnya cukup terkejut karena kekuatan vampir di hadapannya.

"Siapa kau!?"
Tanyanya setelah mereka memiliki beberapa jarak.

Ia berdecak kesal karena vampir di hadapannya tidak membuka suaranya sedikitpun, ia bahkan tidak bisa melihat wajah vampir tersebut karena tertutupi jubah.

Pertempuran yang awalnya biasa saja tiba-tiba menjadi cukup sengit, karena mereka berdua saling menyerang dan menghindar.

Namun pertempuran tersebut berhenti karena tiba-tiba saja Freen datang sehingga membuat ketiga serigala yang tadi terluka langsung bangkit dengan cepat.

Meet a Werewolf Girl (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang