Sorry ya author baru bisa update sekarang, soalnya lagi malas nulis.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Happy Reading
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Freen terlihat kebingungan ketika memasuki kastil tersebut, ia merasa ada yang tidak beres karena kastil tersebut sangatlah sepi dan tidak ada yang berjaga didepan.
Ia berusaha mengendus aroma Becky, namun wajahnya seketika berubah ketika ia dapat merasakan kekasihnya tersebut dalam bahaya.
Freen langsung melesat dengan cepat mengikuti arah asal dari aroma tadi, saat tiba ditempat tersebut ia melihat kekasihnya sedang terikat disebuah tembok batu.
"Akhirnya kau datang juga Freen."
Suara seorang pria yang tiba-tiba muncul dari belakangnya, ia langsung berbalik dan menatap pria tersebut dengan tajam.
"Kau pikir bisa mengalahkan ku semudah itu Freen?"
Tanya pria itu dengan seringainya.
"Kau bahkan sangat percaya diri memasuki tempat kami sendirian."
Lanjut pria itu lagi.
"Buat apa takut dengan bangsa lemah seperti kalian."
Jawab Freen dengan wajah datarnya.
"Sialan! Kau akan habis kali ini!"
Arlo tersulut emosi karena ucapan Freen kepadanya.
Freen mengedarkan pandangannya dan melihat cukup banyak vampir yang berada di pinggir ruangan tersebut dan mengelilingi dirinya, ia masih terlihat tenang meskipun ia hanya seorang diri.
Saat merasa ada kesempatan, ia langsung melesat dengan cepat menuju ke tempat Becky yang sedang terikat.
Arlo terlihat biasa saja dan tidak terkejut melihat tindakan Freen tersebut, ia bahkan melangkahkan kakinya perlahan-lahan memasuki ruangan tersebut.
"Kau pikir bisa keluar dengan selamat dari tempat ini?"
Arlo membuka suaranya dengan dingin dan seringainya.
Freen mengepalkan tangannya dan menggeram dengan mata yang menyala, Arlo terlihat terkejut dengan mata Freen.
Arlo yang mulai merasa terancam karena tatapan Freen langsung memerintahkan beberapa vampir yang berada di tempat tersebut untuk menyerang Freen.
Wajah Arlo berubah menjadi tegang karena sekali tepisan tangan Freen membuat vampir itu terpental cukup kuat, ia menggelengkan kepalanya karena merasa kekuatan Freen diluar perkiraannya.
Sedangkan Freen tidak merasa terdesak sedikitpun meskipun vampir-vampir tersebut menyerangnya tanpa ampun. Ia bahkan dengan mudah mengalahkan semua vampir itu, setelah berhasil mengalahkan semua vampir, ia langsung menatap Arlo dengan tajam.
"Sepertinya kau yang salah memilih lawan."
Freen berkata dengan dingin sambil melangkahkan kakinya mendekati pria tersebut.
🌑🌑🌑🌑🌑
Di tempat lain terlihat seorang pria yang berhasil mengalahkan beberapa bangsa vampir, pria itu segera menyisir rambutnya menggunakan tangannya dan melangkahkan kakinya mendekati pria yang sedang terkapar.
Ia mengulurkan tangannya dan membantu pria tersebut untuk berdiri, setelah itu ia mengedarkan pandangannya untuk memastikan keadaan mereka sekarang sudah aman.
"Bagaimana kau bisa berada disini?"
Tanya pria yang baru saja di tolong tersebut.
"Itu tidak penting, yang penting sekarang kau selamat Heng."
Ucap pria yang menolongnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Meet a Werewolf Girl (END)
FanfictionBecky adalah seorang murid sekolah biasa, semuanya berubah ketika ia bertemu dengan Freen ditengah hutan. Awalnya ia tidak percaya dengan keberadaan werewolf, tapi ia malah jatuh hati dan merasa nyaman berada didekat Freen. Becky tetap nekat bersama...
