MASALAH BARU. II

79 9 3
                                        

Yoona berpapasan dengan Taeyeon setelah keluar dari persembunyian nya karena takut amukan Jessica tadi. Mereka berjalan menuju ruangan tempat para member berkumpul lalu berpapasan dengan Jessica yang juga ingin berkumpul.

Melihat suasana canggung itu Yoona merangkul pundak kedua gadis yang saling diam dan tidak bertegur sapa itu berjalan menuju tempat berkumpul.

"Kita berangkat sekarang?" tanya Hyoyeon antusias.

"Sabar Hyo,, Taeyeon baru saja sampai. Biarkan dia istirahat dulu" saran Tiffany.

"Tidak apa...." ucap Taeyeon namun berhenti karena ponselnya berbunyi. "Sebentar," sambungnya dan berlalu menjawab panggilan.

"Seperti nya Taeyeon sedang sibuk," ucap Sooyoung sedih takut liburan mereka gagal.

"Seperti nya begitu" sahut Hyoyeon lesu.

"Tenang saja. Taeyeon tidak akan membantalkan rencana kita," bujuk Sunny.

"Benar, pecayalah padanya," lanjut Jessica.

"Aku akan coba percaya meski masih meragukannya," ucap Yoona sendu.

"Aku setuju dengan Yoona, Kecewa dulu masih belum terobati. Meski aku selalu mencoba memaafkan nya," lanjut Yuri.

"Dulu aku juga kecewa dengan nya, tapi bukankan kita harus belajar memaafkan nya. Bukankah semua tidak sepenuhnya kesalahan Taeyeon," bela Tiffany mulai geram.

"Tapi bukankah Taeyeon sebagai Leader harus lebih tegas," bantah Sooyoung.

"Memang harus begitu, tapi kita sudah berjanji untuk tidak membahas ini lagi.," lanjut Sunny.

"Hei,,, kenapa eoniie semua masih belum berubah, masih menyalahkan Taeyeon eonnie," Seohyun terisak melihat semua terlihat masih menyalahkan Taeyeon.

"Seohyun benar, jika kalian masih belum bisa memaafkan nya kenapa harus sok bersikap manis di depan nya seolah kalian menyayanginya namun, dibelakang kalian justru begini. Munafik!" bentak Tiffany dan meninggalkan ruangan itu lalu masuk kekamar dengan membanting pintu.

Sementara Taeyeon yang baru saja menyelesaikan panggilan telpon nya tidak sengaja mendengar ucapan Tiffany. Meski tidak mendengar semuanya tetapi dia dapat menyimpulkan kejadian itu.

Dengan langkah santai Taeyeon berusaha terlihat biasa seolah tidak mengetahui apapun seperti yang selama ini di lakukan nya. Karena dia tahu semua member sangat menyayangi nya melebihi rasa kecewa mereka.

"Bagaimana? Kita berangkat sekarang?" ucap nya seolah tidak terjadi apa-apa.

"Eh,,, Taeyeon eonnie. Ka,,,kapan kembali?" tanya Seohyun gugup.

"Hei,, kenapa kau terlihat sangat gugup seolah telah melakukan kesalahan?" tanya Taeyeon balik.

"Oh,,, bukan begitu eonnie. Kau mengagetkan ku saja. Kita tunggu Tiffany eonnie dulu, dia baru masuk kamar," jawab Seohyun bingung.

"Baiklah,, biar aku yang memanggilnya," ucap Taeyeon namun di cegah Seohyun.

"Tunggu eonnie, biar aku saja. Kau istirahat lah bukankah, kau baru saja datang," ucap Seohyun lalu beranjak menuju kamar Tiffany.

Taeyeon duduk di sova sambil sibuk dengan ponselnya.

Anda : Eonnie batalkan jadwal ku tadi dan untuk dua hari kedepan.

Hanny eonnie : Tapi Taeyeon - a bukan kah baru saja kau menyetujui nya. Lagian ini hanya satu jam saja. Apakah ada masalah?

Anda  :  Maaf kan aku eonnie,, tapi aku mohon bantuan mu kali ini.

Hanny eonnie. : Sepertinya aku harus mendengar ocehan Si Park cerewet itu,,, wkwkwk. Tapi jangan khawatir Taeyeon - a  Serahkan padaku. Bersenang - senang lah dengan mereka.

FOREVERTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang