6

1K 55 1
                                        

° Johnten °

Ten lagi bersama taeyong diruang rias sekarang hari pernikahan taeyong dengan jaehyun.

"Bahagia selalu ya yongie"

"Terimakasih tenie kau sahabat aku yang paling aku sayang" ucapnya sambil berpelukan

"Kalo yongie sudah menikah aku masi bisa main dengan yongie kan?"

"Tentu rumah ku akan selalu terbuka buat tenie ku"

"Hiks makasih yongie sudah mau berteman dengan ten, ten bahagia banget temenan dengan yeongie hiks terimakasih"

Taeyong mengusap pelan punggung ten "Itu janji ku pada mama mu ten. Sudah jangan menangis nanti aku ikutan dan make up ku luntur gimna?"

"Ah maaf" mereka berpelukan sebelum ayah taeyong masuk memberi tahu bahwa acara segera dimulai

Ten berdiri ngga jauh dari alatar yang ada sahabatnya mengucapkan janji suci di hadapan tuhan dan hukum ia terharu temannya sekarang resmi jadi istri

Pipi ten merah merona saat liat taeyong sama jaehyun ciumanan lintasan saat ia berciuman dengan johnny tiba-tiba dateng makin membuat pipi nya memerah

Sekarang acara salam-salaman ke pengantin baru tadi ten sudah salaman sekarang ia ingin makan kue yang sudah di sajikan

"Tata cantik!"

Ten menunduk saat kaki nya ada yang memeluk lalu jongkok menyamakan tinggi badan anak kecil itu

"Hai dery"

"Tata cantik bohong"

Dahi ten mengerut bingung "Bohong?"

"Iya tata bilang mau main dengan dely tapi dely tunggu tata ndak datang-datang"

"Ah itu maafin kakak ya. Sebagai gantinya gimana kalo kita main bareng?"

Mata hendery bebinar senang "Sebenelnya nama tata itu ciapa ci"

"Nama kaka ten lee sayang"

"Ten lee? Apa dely boleh manggil tata cantik, Mommy?"

Ten kaget sama ucapan yang di lontarkan anak kecil didepannya apa tadi? anak itu ingin memanggilnya mommy?

"Hiks tata ndak mau ya hikss" tiba-tiba hendery nangis

"E-enggak sayang oke dery bole manggil aku mommy sudah ya jangan nangis"

"kakak boleh tanya emang mommy kandung dery kemana?"

"Daddy bilang mommy pelgi ninggalin dely saat bayi"

Ten menatap anak itu sedih

"Tapi tenang sekarang dely sudah punya mommy. Ini mommy ten hihihi" lanjutnya cengengesan

Karena terlalu lama bermain sama ten, hendery sekarang ketiduran di pangkuan ten. Ten si nggak masalah malah ia merasa senang saat didekat anak itu tapi ia khawatir takut orangtua hendery nyariin

Ten ngelus lembut surai anak yang ada dipangkuanya ten mengamati wajah tampan anak itu kulit putih, hidung mancung , rahang yang bagus untuk ukuran anak kecil ah! pasti orangtua anak ini sangat tampan dan cantik

Ten jadi berfikir jika ia punya anak apakah anaknya setampan hendery. Ten menggelengkan kepalanya membuang apa yang ada di pikirannya.

"HENDERY!"

Ten mendongok saat ada yang manggil hendery itu bukannya johnny pikir ten tapi kalo iya kenapa orang itu mencari hendery

Mata johnny menelusuri sekitar dan ketemu orang yang udah bikin khawatir dirinya selama sejam

wait.... ten hendery? gimna bisa mereka bisa bersama, johnny mendekat ke ten

"Hai ten"

"Hai" kikuk ten

"Maaf sini biar ku gendong hendery" Ten memberi hendery buat pindah ke gendongan johnny

"Hiks daddy" Rengek hendery saat tau dia bukan di mommy nya melainkan di daddy nya

Ten kaget saat hendery manggil johnny dengan sebutan daddy

"Hiks mau mommy" Matanya terbuka sambil merentangkan tangan ke ten isyarat minta di gendong

Johnny menatap anaknya dan ten bingung dan apa itu panggilan mommy? ke ten? What?!

"Hikss" Hendery makin memberontak

"Maaf pak johnny biar aku aja yang gendong dery"

Saat hendery udah di gendongan ten ia kembali menyaman kan posisi memeluk leher ten dan kembali terpulas

"Maaf ten merepotkan"

"Tidak masalah hmm ini gimana hendery nya?"

"Kau ikut aku pulang sebentar buat antar hendery, mau?" Ten mengangguk lalu mengikuti johnny ke mobilnya

Sampai mobil ten duduk di sebelah johnny dengan hendery dipangkuannya, sepanjang jalanan fokus johnny ke arah jalanan sedangkan ten mengelus surai rambut hendery sesekali menyingkirkan poni anak itu agar terlihat wajah tampannya pandangan itu juga tak luput dari pandangan johnny, johnny senyum tipis melihatnya

sampai rumah ten disurub menidurkan hendery dikamar hendery tapi saat mau ditinggal hendery kembali nangis jadi ten menemani hendery sampai bener-bener bisa dilepas

saat dilahat hendery sudah pulas ten keluar kamar dan menuju ruang tamu disana ada mommy dan johnny

"Ah ternyata kamu tata cantik yang dimaksud hendery" ucap mommy yoona

"Tadi johnny cerita kau di panggil mommy oleh hendery ya nak? Apa itu gamasalah denganmu nak?" lanjut yoona

Pipi ten memerah gimana pun panggilan mommy masih asing ditelingannya ten mangangguk "Tidak masalah sama sekali nyonya aku senang dery memanggil ku mommy"

"Jangan panggil aku nyonya panggil mom seperti johnny"

Mommy yoona tersenyum "Sudah john kau antar ten pulang ini sudah malam gabaik anak manis pulang sendiri malam-malam"

Ten berpamitan ke mommy yoona dan masuk mobil

"Aku antar ten dulu ya mom"

"iya. John mom setuju jika ten menjadi ibu sambung dery"

"Mom jangan mulai deh"

"Mom serius john mom liat ten anak yang baik dan penyanyang jadi pikirkan itu john jadikan ten ibu sambung dery"

"Sudah gih antar calon menantuku pulang"

Sampai johnny didalam mobil ia melihat ten sudah tertidur pulas dan untungnya tadi ten udah beritahu alamat rumahnya jadi ia tak perlu repot-repot bangunin ten lagipula anak itu tidur dengan pulas kasihan jika dibangunkan

° Johnten °

stay with me | JohntenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang