06 : Mengganggu

170 19 9
                                    

Satoru masih tidak percaya dengan perkataan Suguru yang sebelumnya yang mengatakan bahwa itu ciuman pertamanya ia mengerutkan dahinya.

"Bohong ya lo"

"Beneran, gue ga boong itu firt kiss gue sumpah! kalo gapercaya tanya aja sama Toji"

Satoru hanya ber oh ria saja, ia menatap Suguru dari atas sampai bawah. "Tapi aura lo itu kek fakboy"

"Astaga Satoru kok bisa mikir gitu? boro boro fakboy pacar satu aja gapunya"

"Serius?!"

"Iya" Suguru hanya mengangguk kecil dan tersenyum tipis.

'Kok nasibnya sama kek gue ya, apa jangan jangan... ga, ga anjir gue gamau' batin Satoru.

"Ngenes amat"

"Ayo ngaca Satoru"

"Gue udah ngaca every day"

"Ohh"

Lalu tidak ada lagi percakapan diantara mereka berdua, Suguru mencoba untuk mencari topik sehingga dia bisa lebih banyak mengobrol dengan gebetan nya.

"Gue mau nanya?"

"Apa?"

"Sebelumnya lo tadi manggil gue 'bayangan hitam' itu maksudnya apaan si?"

"Oh itu, waktu itu gue ngeliat lo kek setan sumpah! terus juga lo berdiri ditempat sepi mana gang kecil lagi!"

"Ah masa si lo ngeliat gue kek setan? padahal gue ganteng gini dibilang kek setan, ah mata lo katarakan ya?"

"Heh sembarangan!" Satoru memukul lengan Suguru, sang empu hanya meringis.

"Sakit tau"

"Biarin, gue gapeduli"

"Jahat banget"

"Au ah gue mau balik, dari tadi gue di UKS mulu" Satoru mulai melangkahkan kakinya dan ia berhenti ketika Suguru menarik lengan nya.

"Mau kemana?"

"Kantin, apa mau ikut?"

"Boleh"

Dan mereka berdua berjalan beriringan dan keluar dari ruang UKS.

                in front of the sea

Haibara terus mengikuti kemana langkah kaki Nanami, ia terus menatap punggung lebar milik Nanami sesekali ia tersipu malu.

"Mhh Nanami mau kemana?" Tanya Haibara.

Tidak ada jawaban, Nanami sengaja mengabaikan Haibara ia merasa risih dengan Haibara yang selalu mengikutinya, "Nanami kok diem aja aku tanyain"

Nanami masih tidak menjawabnya ia terus memfokuskan langkahnya dengan tergesa gesa sambil mengepalkan erat tanganya, mukanya memerah karena marah dia cemburu dengn Suguru.

"Nanami" Lirih Haibara.

Nanami berhenti dan ia berbalik kearah belakang dan melihat kearah Haibara, ia memukul pohon disampingnya ia mengatupkan rahangnya. "Lo ngapain ngikutin gue mulu!?" Nanami menatap tajam kearah Haibara, Haibara yang mendapati Nanami yang sedang marah itu ia hanya gemetar sedikit dan tidak berani menatapnya.

"Itu karena-"

"Apa! Ngomong yang jelas" Nanami menatap tajam Haibara yang sedang menundukan kepalanya, Haibara menghela nafas lalu ia mendongak utnuk memberanikan diri untuk menatap Nanami.

"Itu karena aku suka sama kamu Nanami, Haibara udah lama suka sama kamu!! Aku khawatir denganmu, aku ingin melindungimu!! Tolong biarkan aku melindungimu!" Teriak Haibara ia mengepalkan kedua tangan nya disamping.

In front of the seaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang