Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
First mengedarkan pandangannya, kenapa sepi sekali, dimana semua orang.
"Tuan sudah bangun"
"Iya bik"
"Mau makan apa tuan,biar bibi buatkan"
"Aku ingin makan diluar bibi,dan kemana semuanya"
"Tuan offgun sedang ada urusan di kantor ,tuan Khaotung juga berada di kantor karna ada pertemuan mendadak dengan para pemegang saham dan tuan markgun sedang berkencan di taman"
"Makasih bik,first kembali ke kamar ya mau siap siap dulu"kata
First memutuskan memakai pakaian santai karna dia ingin berjalan jalan di sekitar sini.
First sedang berjalan dengan melihat lihat makanan yang akan dia beli.
First terlihat gembira sekali saat melihat banyaknya makanan yang tersaji. Street food adalah kesukaan first.pandangan matanya mengedar mencari makanan yang menarik perhatiannya.
Saat first sedang melakukan street food dia tidak sadar kalau sedari tadi ada seseorang yang mengikutinya.
"Itu beneran first? bukan kah dia sudah mati"batinnya.
First bersantai disebuah tempat ramen yang sangat ramai, pandangan matanya menatap sekitar sampai dia sadar kalau sedari tadi ada yang menatapnya.
Dengan takut first berlari meninggalkan tempat ramen itu,dan benar saja orang tadi mengikutinya.sampai dia melihat sebuah apartemen dengan cepat dia berlari kearah apartemen itu mengetuknya dengan keras lalu masuk dan menutup pintu itu saat dirinya sudah merasa aman .
"Kana sayang ada apa"kata bright khawatir.
"Huh huh tadi tadi"belum sempat first menjawab pertanyaan dari bright,win datang dengan segelas air putih "ini minum dulu".
"Huh.... tadi ada yang ngikutin Kana sampai sini hiks takut "kata first sesenggukan.
Win berlari kearah pintu apartemen dan benar saja ada seseorang yang terlihat berdiri di pintu apartemennya . Saat win teliti melihat wajahnya ternyata orang itu adalah ohm.
"Bright ada pawat di depan"kata win cemas.
"Jangan dibuka, biarkan saja.lagian mereka tidak tau ini tempat milikku"kata bright menenangkan first yang sesenggukan.
"Telfon Khaotung suruh kesini,first semakin tak terkendali"kata bright yang berusaha menenangkan pemberontakan first . Win dengan cepat menelfon Khaotung.
"Halo win"
"Khao cepat ke apartemen kakak,tapi kamu hati hati.ohm ada di sekitar sini"
"Jangan bilang kana ketemu ohm win"
"Iya,dan sekarang kondisi Kana sedang tidak baik baik saja"
"Tolong jaga Kana aku akan kesana "
"Ok,hati hati dengan identitas mu"
Win mematikan panggilannya,dia mengecek apakah ohm masih diluar kamar apartemennya atau tidak. Win mengirim pesan pada bodyguard nya untuk mengecek keadaan sekitar dan ternyata aman ohm sudah tidak berada disini.
"Kana sayang tunggu ya Khao bentar lagi kesini"ucap win mengelus rambut first.
"Mau hiks Khao mau khaoo...Kana takut "ucap first ketakutan.
"Ahhh kepala first sakit hiks "first berteriak saat kepalanya semakin sakit tak lama kemudian dirinya pingsan.
"Kanaaa"teriak brightwin bersama.
"Bright cepat bawa first kedalam,aku akan menghubungi dokter sebentar"ucap win panik.
Tok... tok...tok...
Win yang mendengarnya bergegas membuka pintu dan terlihatlah Khaotung dengan penampilan berantakan.
"Iya kak,gimana keadaan Kana kak?"ucap Khaotung gelisah.
"Kana pingsan, sepertinya kamu harus siap Kana mengingat semuanya Khao, kepalanya tadi pusing"ucap win. Khaotung mematung begitu mendengar jawaban win.
*apa aku sanggup jika Kana membenci ku karna membohongi nya?*batin Khaotung kacau
"Jangan terlalu dipikirkan,lebih baik kamu menemui Kana"ucap win menepuk pundak Khaotung.
Bright keluar dari ruangan yang dia buat untuk kamar first, menatap Khaotung lalu mengangguk. Khaotung dengan cepat berlari ke kamar first mengecek keadaan first.
"Baby ,jangan tinggalin Khao ya"ucap Khaotung meneteskan air matanya.
...
Disisi lain ohm masih kepikiran dengan kejadian tadi.
"Benarkah tadi first, artinya dia belum mati.tapi siapa yang membantunya?"ucap ohm Bingung.
"Lo ngapain si ohm, kaya orang gila ngomong sendiri"tanya Mark
"Lo tau,gw tadi ketemu first"ucap ohm
"Lo gila apa gimana,first kan udah kita bunuh "jawab Mark.