Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Yang, jangan nangis terus. Aku gak akan ninggalin kamu dan anak kita. Aku percaya sama kamu." Yeonjun mengusap rambut Karina, Karina masih terisak di atas sofa. Dia benar-benar takut Yeonjun akan meninggalkannya.
" Tapi, aku tidak bisa menjaga diriku dari jamahan Hyunjin. Dia memperkosaku Jun, aku tidak pernah menginginkan pria lain menjamah ku."
" shut, udah, jangan di bahas. Itu membuat aku sakit Rin. Aku tahu kamu tidak pernah sekalipun mengkhianati aku."
" aku bisa pastikan janin di perutku adalah bayimu Jun."
Setelah Karina tertidur, Yeonjun mengambil jaketnya dan kunci motor untuk menemui Hyunjin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" yaaa. Hwang Hyunjin." Yeonjun memasukkan motornya ke gedung tempat Hyunjin tadi konferensi pers. Masih ada beberapa orang disana termasuk beberapa media.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" o ow.. aku kedatangan tamu penting sepertinya. Sebentar yah." Ucap Hyunjin pada mereka. Hyunjin berdiri dan menghampiri Yeonjun.
Yeonjun turun dari motornya dan langsung menarik kerah Hyunjin.. mereka saling bertatapan.