JENLISA
Mengisahkan tentang Lisa seorang CEO dan Jennie si wanita sepesial...
" Ne ini rumah ku dan berhenti lah memanggilku dengan sebutan itu"
" Kenapa,apa Lisa tidak suka?"
" Aku lebih suka di panggil mommy"
-
-
-
" Mommy baby mau uyyu"
" Baiklah...
" Ck siapa sebenarnya pemimpin perusahaan itu, apa dia lebih hebat dari ku" kata Lisa sambil menggerutu kesal
Dringg..dring..dring..
" Siapa yang menghubungi ku malam-malam begini, apa dia tidak tau ini sudah jam tidur ku" kata Lisa kesal dan dia terpaksa mengangkat nya
" Selamat malam, maaf menganggu anda Mrs Lisa tapi ada yang ingin saya sampaikan"
" Kau siapa dan bagaimana kau bisa mengetahui nomor ku" tanya Lisa heran
" Saya manajer dari JK entertainment dan saya juga mendapatkan nomor anda dari atasan saya Mrs"
Lisa semakin heran, sejak kapan ada JK entertainment dan dia tidak pernah memberikan nomor nya ke sembarang orang.
" Baiklah, kalau begitu hal penting apa yang ingin kau sampaikan" kata Lisa dia menepis pikiran negatif nya untuk sekarang.
" Jadi begini Mrs besok siang atasan saya ingin bertemu dengan Mrs untuk menawarkan kerja sama"
" Saya tidak berjanji untuk datang tapi akan saya usahakan" kata Lisa
" Baik Mrs, maaf saya sudah mengganggu anda"
" Itu bukan masalah yang besar" kata Lisa dan mematikan panggilan suaranya.
Lisa menidurkan badan nya di atas kasur sambil memikirkan tentang perusahaan JK entertainment, Lisa heran dia sudah lama menjadi seorang CEO dan menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai perusahaan yang terkenal tapi ini pertama kali dia mendengar perusahaan JK entertainment.
Setelah Lisa bersiap-siap, kemudian dirinya pergi menuju ke kantor tapi tiba-tiba dirinya mengingat janji nya pada manajer perusahaan JK Entertainment.
" Aisssh menyebalkan, apa yang harus ku lakukan jika sudah begini huaaa" kata Lisa sambil mengeluh pada dirinya sendiri.
" Tapi jika perusahaan JK Entertainment bukan salah satu perusahaan yang terkenal bagaimana manajer itu tau nomor ku" kata Lisa bingung, setelah dirinya berpikir bahwa perusahaan itu tidak akan tahu nomor nya jika bukan perusahaan yang terkenal di kalangan CEO.
" Baiklah aku akan menemui pemilik perusahaan itu" tekad lagi lisa sudah bulat bahwa dirinya akan menemuinya.
Blue Skyy cafee
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Apa disini tempatnya" tanya Lisa
" Kebetulan sekali ini cafe favoritku" sambung Lisa kemudian masuk ke dalam cafe tersebut.