JENLISA
Mengisahkan tentang Lisa seorang CEO dan Jennie si wanita sepesial...
" Ne ini rumah ku dan berhenti lah memanggilku dengan sebutan itu"
" Kenapa,apa Lisa tidak suka?"
" Aku lebih suka di panggil mommy"
-
-
-
" Mommy baby mau uyyu"
" Baiklah...
" Hikss mommy jangan pergi hikss" tangis Jennie, sedangkan Lisa membuang nafas panjang.
" Huffttt. Baby jangan menangis sayang mommy hanya sebentar pergi nya"
Jennie menggeleng " no hikss pokoknya mommy tidak boleh pergi hikss"
" Sayang jika mommy tidak pergi siapa yang akan mengurus perusahaan mommy yang ada di Prancis" kata Lisa dengan penuh pengertian.
" Kan ada karyawan mommy hikss yang mengurus semua"
" Kenapa baby ku ini sangat keras kepala sih" batin Lisa.
" Mereka tidak bisa mengurus nya sayang, maka nya mommy yang ambil tindakan baby harus mengerti" kata Lisa sambil mengusap sayang kepala Jennie.
" Baby tidak ingin jauh-jauh dari mommy hikss, baby gak mau hikss" kata Jennie sambil menangis Segugukan.
" Mommy disana hanya 3 hari sayang, nanti kita akan sering telponan/vc deh" bujuk Lisa.
Jennie kembali menggeleng " tidak mau mom hikss"
Lisa menghela nafas panjang " bagaimana kalau baby ikut saja dengan mommy hmm" kata Lisa membuat Jennie mendongak dengan hidung yang merah mata yang sebab.
" Kalau hikss baby ikut mommy boleh pergi hiks" Jennie dengan nada Segugukan.
Lisa tersenyum gemas " iya sayang baby ikut kok dengan mommy"