SMA Negeri 1 Surakarta adalah saksi bisu bagaimana Raya menutupi perasaannya pada Aksa yang selalu menanyakannya tentang proposal kegiatan.
Raya menyukai Aksa, Aksa menyukai Prajna. Kisah yang dianggap Raya sangat klise ini ternyata justru menusukn...
Kita dan Takdir Semesta sebuah cerita pendek karya Nurrisma Putri
dari xxvii untuk xxvi
~{}•{}~
Libur akhir semester telah hadir menemani waktu Raya. Sejuta kenangan telah ia buat selama dua tahun berada di SMA Negeri 1 Surakarta. Tak terasa, kurang dari setahun lagi ia akan lulus. Banyak sekali guru yang mengatakan bahwa "Ini adalah waktu terakhir kalian untuk sekolah. Setelah lulus dari sini, dunia tak akan diam saja. Dunia akan berubah."
Yang dulunya menempati kelas 11 MIPA 3, awal tahun nanti ia akan pindah ke kelas 12 MIPA 3. Menempati suasana baru, guru baru dan juga pelajaran yang baru.
Sekali lagi, berjuta kenangan telah ia buat. Termasuk kenangan dengan sosok yang kali ini tengah membuat ia tersenyum sembari membelai lembut bunga yang ia genggam.
Raya berdiri tepat di depannya. Melangkah perlahan mendekatinya dengan senyum yang tak pernah lepas. Wajahnya begitu cerah menerima pantulan cahaya mentari sore hari ini. Angin bertiup, membuat dedaunan melambai-lambai seolah memanggil Raya untuk menghampiri mereka. Rindang sekali di sini.
Raya duduk tepat di sebelah sosok itu. Ia masih menggenggam bunganya. Di bunga itu, Raya mengambil secarik kertas dan ia membacakan isinya.
"Sa, kamu masih tidak suka sejarah sekarang?"
"Sa, terima kasih, ya."
Dan sampai detik ini, Raya masih menyesal.
~{}•{}~ _________________________________
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
raya; _________________________________
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
aksa; _________________________________
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
prajna; _________________________________
"Di antara berjuta insan di alam semesta, mengapa harus dirimu?"