Jay menarik nafas lalu menghembuskan nya, menatap ke sekelilingnya dengan perasaan campur aduk. Saat ini dirinya sedang berada di salah satu taman bermain di kota nya.
Ia pergi bersama dengan Jungwon, padahal niatnya ia ingin pergi dengan Jisung. Tapi mau bagaimana lagi rencana yang ia buat sedikit berubah.
"Ayok kak, pertama kita mau naik apa?" tanya Jungwon.
Jay tampak berpikir sebentar lalu menunjuk ke arah sesuatu, "Komidi putar! mau kan?"
"Yang lain aja gimana kak? malu aku udah gede gini masa naik begituan"
Raut wajah Jay jadi lesu, kalo yang di ajak Jisung pasti ga bakalan nolak.
"Eum apa ya, keliling aja dulu siapa tau nemu yang menarik"
Jungwon mengangguk dan mereka pun berjalan berdampingan. Kedua mata Jay menatap kagum ke semua wahana yang ada di sini. Tapi dia masih ingin naik komidi putar.
Pertama mereka mencoba untuk menaiki rollercoaster, awalnya Jay ragu soalnya ini kali pertama dia naik wahana ini tanpa Jisung. Bisa ga ya dia.
"Kenapa kak? kakak takut? kita bisa car—"
"Engga. Ayok"
Setelah menaiki wahana itu kepala Jay pusing, dan Jungwon pun senantiasa menahan tubuh kakak kelasnya itu supaya tidak jatuh.
"Mau istirahat dulu? kakak jalan nya sempoyongan gitu"
"Boleh deh"
Mereka berdua pun duduk di tempat yang agak jauh dari keramaian, Jay juga suka karena tempat nya sejuk.
"Kakak tunggu sini bentar ya, aku mau beli minum dulu"
Tak menjawab Jay membalasnya dengan anggukan kecil sembari menaruh kepala nya di atas meja.
Sepeninggal nya Jungwon, Jay menutup kedua mata nya menikmati semilir angin yang menerpa wajahnya.
"Kangen icung....." rengek nya dengan suara kecil.
Jujur, dia sebenarnya tidak ingin begini. TAPI JISUNG NYA DIAM SAJA membuat Jay kesal. Jay gengsi buat minta maaf duluan maunya Jisung yang duluan minta maaf.
Greget ga sih???????
Lalu tak lama kemudian datang lah Jungwon dengan dua botol air dingin di tangannya. Ia duduk di samping Jay dan meletakkan botol itu di depan wajah Jay.
"Masih pusing?"
"Engga"
"Kak"
"Hm?"
"Kakak masih mau naik komidi putar?"
Dahi Jay mengkerut, "Kenapa?"
"Ngga papa, aku cuma ngerasa ga enak aja udah nolak ajakan kakak yang tadi. kak Jay kayak yang ga semangat gitu daritadi, maaf ya"
Jay sadar dan langsung duduk tegak, harusnya dia ngga boleh gini. Kasian Jungwon harus ikut-ikutan sedih juga.
"Ga usah minta maaf, tadi gue cuma asal ngomong aja gue juga udah duga lo pasti bakal nolak. gue juga ogah naik begituan haha"
Jungwon tersenyum melihat Jay yang kembali ceria.
"Kak poto yuk, buat kenang-kenangan," ucap Jungwon mengeluarkan ponselnya.
Jay pun mendekat dan segera berpose di sebelah Jungwon.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.