Si kulkas dan kejutan tak terduga

373 10 0
                                        


SEKOLAH

____________________________________

"B*c*t banget lo kal,kita unpren aja " dengus Faldo kesal,ditertawakan oleh semua teman kelasnya.

____________________________________


Di sudut kelas yang riuh,Haekal berjalan santai menghampiri bangku yang diduduki oleh Keyvano.Tanpa permisi,ia merangkul bahu sahabatnya itu dan mendaratkan bokongnya di kursi sebelah dengan enteng.

"No,kok lu dah nyumul di sini aja sih?," ujar Haekal heran.

Keyvano hanya melirik sekilas dari sudut matanya,lalu kembali menatap lurus ke dpan."kepo",jawabnya singkat,padat,dan jelas.

Haekal mendengus ," ck! " Decakan kesal keluar dari bibirnya..Namun,seddetikk kemudia tatapannya berubah serius.Ia teringat sesuatu."Oiya!,cewek yang tadi kemana,No? Gue baru ngeh,tadi lo narik tangan dia terus lo bawa pergi.sekarang kok udah nggak ada".

" siapa? " suara Keyvano terdengar sangat datar, seoalh ingatan tentang kejadian beberapa menit lalu telah terhapus bersih dari otaknya.

Haekal menggeram,gemas dengan sikap sok lupa sahabatnya ini."Ck,yang tadi lo tarik tangan nya,ogeb! Masa lupa?!"

Keyvano memutar bola matanya malas,lalu menjawab dengan satu kata yang sanggup menghentikan napas temannya.

"Buang."

Hneing sejenak.Kecuali Athala yang masih asyik dengan dunianya sendiri,semua mata tertuju pada Keyvano.

" HAH?! "teriak Haekal,Raga,dan Faldo berbarengan.Suara mereka menggelegar hingga beberapa murid lain menoleh kaget.

" Wet,wet,wet Main buang aja lo! calon bini gue itu! " ujar Raga spontan.Matanya membulat sempurna,wajahnya dibuat-buat serius,meski semua orang tahu dia hanya sedang kumat 'nucin-halu' -nya.Keyvano sempat tersentak kaget mendengar klaim konyol itu,namun dengann cepat ia kembali memassang topeng datarnya

" Ngimpi, " sahut sebuah suara dingin yang tiba-tiba membelah suasana.Athalayang sedari tadi membisu dengan ponselnya,akhirnya angkat bicara tanpa mendongak sedikit pun.

Raga melotot dramatis." Beh..ngeremehin gua lo, bos "

Athala hanya menoleh sebentar,Tatapannya sedinginn es,hanya melirik sekilas sebelum ia sedikit menggeser posisi duduknya agar lebih nyaman.Tak ada kata lagi.Diam seribu bahasa.

" Ck! " Raga berdecak kesal karena diabaikan begitu saya oleh Athala.

Faldo yang melihat itu langsung merangkul bahu Raga,mencoba menghibur "Makanya, gausah dengerin si kulkas".

Melihat suasana mulai cair,Haekal kembali melancarkan aksinya.Ia menatap Faldo dengan seyum jahil dan alis yang naik-turun nakal."Gimana ? Uah kelar pacarannya?"

" Pacaran?" Faldo mengernyit bingung . " kapan gue pacaran,Nyet?"

" Itu tadi sama si Misel,hahaha! "Haekal tertawa meledek ,membayangkan kejadian memalukan sebelumnya.

KEYVARA (Revisi)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang