[ sekolah ]
_________________________
Semua yang ada di sana sontak terperangah, kaget melihat kejadian tiba-tiba itu, nyaris nggak percaya sama apa yang baru mereka lihat. Keyvara yang ditarik begitu saja bikin mereka refleks saling pandang, seolah bertanya-tanya dalam hati yang sama: 'Dia mau dibawa ke mana?'...
__________________________________
K
Keyvano menarik pergelangan tangan Keyvara cukup kuat, menjauhi segerombolan teman temannya,yang masih belum percaya dengan aksi tiba tiba tersebut
" i- itu gua ngga salah liat? " ujar Faldo tidak percaya dengan apa yang dia lihat,dengan matanya yang masih membulat, menatap ke arah Keyvavo yang menarik pergelangan Keyvara yang sudah berjalan semakin menjauh.
" woy cok, vano diem-diem grecep dong " heboh haekal,tanganya yang tidak bisa diam untuk tidak memukul mukul kecil bahu Raga,hingga Raga kesal.
" diem anj*r " kesal Raga menepis tangan Haekal dengan keras.setelahnya,Haekal mendengus malas" ngga asik lu"
" eh,tapi ada hubungan apa ya?,vano sama cewe tadi " ujar Raga sambil mengusap dagunya seperti sedang berpikir,alisnya mengerut.Haekal dan Faldo hanya bisa saling pandang dan mengedikan bahu.kecuali Athalariq,yang asik bermain ponselnya,cuek,seolah tidak ada apa pun.
_____________________________
Di tempat lain...
keyvano masih menyeret pergelangan tangan keyvara dengan paksa,langkahnya cepat dan berat,membuat keyvara syengah kesulitan mengikutinya.sampai akhirnya mereka berhenti di belakang gedung sekolah yang sepi,hanya suara angin dan daun kring yang bergesek tanah.
" a -awh...sakit, kak.. " rintih keyvara,mencoba menyentak tangan agar telepas dari cekalan Keyvano,tapi genggaman keyvano terlalu kuat.
Cowok itu diam,tidak perduli dengan ringisan Keyvara.wajahnya datar,dingin.tatapanya tajam menusuk,membuat Keyvara otomatis mundur setengah langkah meski pergelangannya masih dikunci erat.
" aawh!!" sentak keyvara saat tangannya di hentak kasar oleh keyvano.
Tubuhnya otomatis mundur selangkah,kepalanya langsung menunduk.tatapan tajam Keyvano terlalu menusuk,membuat napasnya terasa berat.
" ngapain lo tadi hah!? " suara keyvano datar tapi tegas,nada rendahnya membuat suasana semakin mencekam.
Keyvara menggenggam ujung roknya sangat erat,jemarinya bergetar.Ia semakin menunduk,seakan takut kalau sedikit saja berani menanatap balik,Keyvano akan meledak marah.jantungnya berdetak kencang,lidahnya kelu,tidak tau harus menjawab apa.
" kenapa diem?!" Suara keyvano meninggi,matanya semakin tajam menusuk.
Keyvara tetap terdiam,tubuhnya kaku... ,karna tidak ada jawaban dari Keyvara."Jawab!!"bentaknya tiba tiba.keras,sampai suara itu bergema di lorong kosong.
" A-a...itu K-key cuma mau...nanya r-ruang kelas key..." Suaranya lirih,patah-patah,hampir tidak terdengar.matanya berkaca-kaca,air bening mulai menggenang,seolah sebentar lagi bisa jatuh kapan saja.
" Nyari sendiri bisa, kan?! " teriak Keyvano, matanya menyala penuh kemarahan. Tanpa disadari, Keyvara merasakan dinginnya kebencian yang selama ini tersimpan di dalam hati Vano. Bahkan keluarganya sendiri, yang seharusnya menjadi pelindung, ternyata tak memihaknya—miris sekali.
KAMU SEDANG MEMBACA
KEYVARA (Revisi)
Fiksi RemajaYuk langsung baca aja! semoga suka dan tambah penasaran sama kelanjutan critanya hihi🤩🤩 - sebagai hiburan aja ya⚘ -Jangan lupa buat vote!!! Pernah menduduki peringkat #1 perduli dari 39 cerita #256 sayang...
