[keyvara]
______________
'Bruuk!'
"Awshh..." ringisan kecil lolos dari bibir seorang gadis. Tangannya refleks mengusap lutut yang perih.
"Ihh, ni batu ngalangin jalan Key aja sih!!" umpatnya sambil memanyunkan bibirnya, wajahnya memerah antara malu dan kesel. Untung saja koridor masih sepi, sehingga tidak ada murid lain lewat,kalau ada pasti dia sudah menjadi bahan tontonan.
Dengan cemberut, gadis itu bangkit, menepuk-nepuk roknya yang berdebu, lalu merapikan rambut panjangnya yang sempat menutupi wajah. Ia melangkah lagi, tapi pandangannya berkeliling, bingung mencari papan nama kelas. Sesekali keningnya berkerut, napasnya diembuskan kasar—tanda kesal karena tidak belum menemukan kelasnya.
Namanya Keyvara Varelyn Clevanot, biasa dipanggil Key. Usianya baru 16 tahun, dan duduk dibangku kelas 11.Ia mempunyai tiga saudara laki-laki yang masing-masing memiliki kelebihan yang luar biasa.
Sekolah barunya ini adalah Bhayangkara Academy. Bangunannya menjulang megah dengan dinding putih bersih dan kaca besar yang berkilau kalau terkena cahaya matahari. Setiap sudut sekolah tampak rapi dan terawat, taman penuh bunga warna-warni, dan gerbang depannya berdiri gagah dengan logo khas Bhayangkara yang terkenal itu. Para siswanya berjalan percaya diri dengan seragam rapi, wajahnya terlihat berwibawa seolah mereka semua anak pilihan. Nggak heran kalau nama Bhayangkara Academy harum di seluruh kota, dikenal sebagai sekolah favorit anak-anak berprestasi sekaligus tempat belajar bagi kalangan atas."
_____________________________
Keyvara menghentikan langkahnya di tengah koridor,menengokan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Bibirnya mengerucut, ragu untuk bertanya. "Nanya apa enggak yaa..." batinnya. Tapi setelah memikirkannya matang- matang,akhirnya Ia mendesah pasrah dan memutuskan untuk bertanya.
Ia melangkah pelan ke arah segerombolan lelaki yang duduk santai di bangku panjang. Satu di antaranya sibuk menatap layar ponsel, jemarinya bergerak cepat. Yang lain terlihat rebahan malas, kepalanya bersandar di lipatan tangan, sementara dua orang lainnya asik tertawa cekikikan, saling melempar candaan seolah tidak peduli dengan sekitarnya.
"Mm... p-permisi..." suara Keyvara keluar lirih, hampir nggak terdengar. Ujung jarinya meremas pelan rok seragamnya, matanya ragu-ragu menatap ke arah segerombolan cowok itu. Jantungnya berdetak kencang, tapi dia tetap memberanikan diri membuka suara.
Serentak semua kepala menoleh ke arahnya,Pandangan mereka menusuk, membuat tubuhnya kaku di tempat. Jari-jarinya refleks meremas rok seragamnya lebih erat, seolah itu satu-satunya pegangan agar tidak goyah.
Jantungnya berdetak tidak karuan—dug dug dug—karena sadar, cowok-cowok di hadapannya bukan sembarangan. Wajah mereka nyaris sempurna: ada yang senyum ramah, ada yang tampak iseng dan usil, tapi dua pasang mata justru terasa berbeda. Datar, dingin, tanpa sedikit pun ekspresi.
Keyvara menelan ludah begitu mengenali tatapan itu. Athalariq Mavendra, ketua geng yang namanya sering disebut-sebut sebagai cowok paling berpengaruh di sekolah... dan—astaga—Keyvano Rafka Clevanot, saudara ketiganya sendiri.Keyvara sontak membeku.
"Hai juga, manisss..." sapa Haekal Atmaja dengan senyum miring penuh gaya. Seragamnya yang tidak rapi makin menambah ciri khas tengilnya. Tingkahnya jelas-jelas penuh modus.
Keyvara hampir tersedak ludahnya sendiri—ketegangannya langsung buyar gara-gara ulah cowok buaya satu itu.
"Mulai deh... jiwa buayanya kambuh lagi," celetuk Raga Nagarjuna sambil menggelengkan kepala. Pasrah, seperti sudah terbiasa dengan tingkah temannya setiap hari.
"Syirik aja lo, MONYET," balas Haekal ketus, meski matanya masih cengengesan ke arah Keyvara.
"Brisik!!" bentak Faldo Putra Algerian tiba-tiba. Suaranya berat dan tajam, cukup untuk memutus suasana riuh. Seketika tawa memudar, bahkan suara gesekan kursi pun terdengar terlalu keras di telinga. Sunyi. Semua langsung terdiam.
Keyvara hanya bisa menatap polos,menggigit bibirnya pelan.muncul rasa tidak enak dihatinyaa karna merasa sudah mengganggu segerombolan cowok ini.
"Hehe, maaf yaa cantikk...ni bocah emang suka marah-marah,biasa udah tua" ujar Haekal sambil menunjuk Faldo menggunakan tatapan mata,mencoba mengalihkan perhatian Keyvara yang terlihat kikuk.
Keyvara hanya bisa tersenyum tipis,membalas ucapan Haekal.
Tanpa banyak basa-basi,kaki Haekal mangsung bergerak menginjak kaki Faldo dengan keras.
"Anj*r sakit gobl*k!!" teriak Faldo kencang,hingga membuat beberapa orang yang belalu lalang menoleh ke arahnya.Raga hanya bisa menepuk jidat,menutupi mukanya,merasa malu karna tingkah para temannya.
"ck"suara decakan kecil keluar dari seseorang,Athalariq,jelas terlihat kalau dia sudah bosan melihat interaksi receh itu.
"sakit anj**g"kesal Faldo memegangi ujung kakinya,melirik tajam ke arah Haekal tidak terima.
" lu dah bikin dia takut bego " sahut Haekal cuek,dengan tidak berdosanga ia tersenyum ramah ke arah Keyvara seakan tidak terjadi apa apa.
Hanya dibalas senyum kikuk oleh keyvara karna ia merasa dirinya sedang di perhatikan oleh seseorang yang berada dua langkah di sampingnya.
"Eh iya, btw namanya siapa?" tanya Raga sambil menyodorkan tangan, tersenyum ramah ke arah Keyvara.
Keyvara sempat ragu, matanya menatap tangan itu. Perlahan ia mengangkat tangannya, hendak menyambut.
Tapi sebelum sempat menyentuh, tiba-tiba pergelangan tangannya ditarik kasar dari samping "Ehh!!". Tubuhnya nyaris oleng, langkahnya terpaksa mundur beberapa tapak.
Jantung Keyvara langsung berdegup kencang, matanya membesar menatap sosok yang menariknya tanpa permisi.
Semua yang ada di sana sontak terperangah, kaget melihat kejadian tiba m-tiba itu, nyaris nggak percaya sama apa yang baru mereka lihat. Keyvara yang ditarik begitu saja bikin mereka refleks saling pandang, seolah bertanya-tanya dalam hati yang sama: 'Dia mau dibawa ke mana?'.
Tbc.
AlanaSqui~
____________________________________________________________
"Maaf ya kalau masih banyak kurangnya, soalnya aku juga masih belajar nulis cerita. Semoga kalian enjoy bacanya, dan makasih udah mau ngikutin sampai sini. Lanjutannya di part 2 yaa, jangan lupa siapin hati kalian, karena ceritanya baru aja mulai🔥😇🙏"
_____________________________________________________
KAMU SEDANG MEMBACA
KEYVARA (Revisi)
Fiksyen RemajaYuk langsung baca aja! semoga suka dan tambah penasaran sama kelanjutan critanya hihi🤩🤩 - sebagai hiburan aja ya⚘ -Jangan lupa buat vote!!! Pernah menduduki peringkat #1 perduli dari 39 cerita #256 sayang...
