"Tae huhuhu maafin gue yah! Tangan lo sakit banget yah? " ujar jimin dengan nada sedihnya saat berada dihadapan taehyung yang tengah duduk di ranjang UKS.
"Gak papa tet! Udah di kompres sama Jungkook juga tadi"
Jimin melihat kearah Jungkook dengan tatapan selidik nya.
"Lo! Gue belum sempat nanya! Kenapa lo ngaku ngaku pacar teman gue? "
Jungkook memutar matanya sama seperti taehyung. Sedang Yoongi terus memperhatikan jimin sedari tadi. Entahlah Yoongi rasanya akhir-akhir sangat suka memperhatikan jimin. Bagaimana bibir tebal itu yang terus mengerocos salah satu hal favorit nya.
"Bentar lagi gue sama taehyung bakal jadian" ujar jungkook dengan pedenya.
"Dih! Gak gue ijinin teman gue pacaran sama cowok muka datar kayak lo" sinis jimin
"Gak perlu juga ijin dari lo! Emang lo nyokap nya tae! " ketus jungkook
"OU EM TO DO G! HEH! gini-gini gue dikasih kepercayaan sama abang ganteng buat jagain taehyung yah" kesal jimin
Yoongi mendengar ucapan jimin lantas menatap lekat gadis itu. Kenapa ia bisa berbicara mengenai abang ganteng? Siapa abang ganteng itu? Apa jimin punya crush? Tapi siapa?.
"Bentar juga gue mau ketemu abang taehyung, mau minta restu! Jadi lo gak bisa apa-apa" senyum remeh jungkook
Jimin dengan kesal langsung menoleh pada taehyung.
"Wae? " tanya taehyung polos
"Aigooo yak! Tae ayam lo suka juga sama si muka datar ini? " tanya jimin menggebu-gebu
Taehyung terdiam sejenak dan melirik kearah jungkook yang tengah menatap nya penuh harap.
Taehyung tak mengerti dengan perasaan nya. Ia baru pertama kali merasakan hal ini. Entah kenapa di dekat jungkook ia merasa nyaman sama seperti didekat abang nya. Namun terkadang ia jengkel karena dibuat kesal oleh pemuda itu. Namun setiap jungkook memanggilnya dengan sebutan cantik jantungnya berdetak kencang berbeda jika itu abangnya.
"Yak! Tae lo kok malah bengong sih! " kesal jimin karena ia sedari tadi menunggu jawaban taehyung, namun sang empu malah diam sambil melirik kearah jungkook
"Apa sih tet? Pertanyaan lo gaje banget! "
"Udah deh! Tinggal jawab aja apa susah nya sih! Kalau suka yah bilang iya kalau gak yah bilang gak! Gak usah alihin pembicaraan" dengus jimin
"Siapa juga yang suka sih" gugup taehyung sambil melirik kearah jungkook lagi.
Sedang jungkook langsung mendatarkan wajahnya dan dengan cepat berdiri dari duduknya.
"Tuh! Dengar kan lo muka datar! Teman gue gak suka sama lo! Jadi shiu shiu gak usah sok minta restu" seringai jimin
Tanpa kata jungkook langsung berlalu dari sana diikuti oleh Yoongi dibelakang nya. Dan taehyung melihat itu semua, bagaimana jungkook yang tak menatap nya kembali, ditambah pemuda itu tidak pamit.
Hati taehyung gusar memikirkan sikap jungkook baru-baru.
"Woi! Tae ayam! Lo kok diam aja sih! Terus kenapa liatin pintu gitu amat? "
Taehyung menoleh kesal pada jimin dan tanpa kata meninggalkan gadis itu yang memanggil taehyung dengan berbagai macam umpatan.
*****
Taehyung mencari keberadaan jungkook yang entah kenapa tidak ada dimana-mana.
Taehyung menggigit jarinya gusar. Kenapa hatinya jadi sesak begini? . Dan kenapa juga ia mencari jungkook perkara di UKS tadi? . Terus kenapa ia tiba-tiba merasa takut jika jungkook menjauhinya?
Astaga Kim Taehyung betapa polosnya dirimu atau kukatakan bodoh sih! Jelas-jelas kau sudah memiliki rasa pada pemuda Jeon itu. Turunkan egomu Kim taehyung.
"Shibal!! Kenapa jadi gak tenang gini sih! " kesal nya pada diri sendiri
Dengan perasaan dongkol taehyung buru-buru ke UKS mengambil tasnya dan berniat untuk pulang. Biarlah untuk kali ini dia bolos dulu. Ia butuh dokter cinta bertanya mengenai apa yang ia rasakan sekarang ini.
Sampainya di mansion Kim, taehyung dengan serampangan membuang tasnya ke lantai.
"MAMI!!!!! Where are you?? " teriak taehyung memanggil maminya
Menunggu balasan namun nihil maminya tak membalas.
"Yak!! Mami! Dimana eoh? Adek mau curhatttttttt!! " teriak taehyung sekali lagi membuat para maid memandang nona muda mereka heran sekaligus bingung.
"Nona muda! Nyonya Kim lagi ke mall belanja bulanan bersama bibi Jang" ujar sonya salah satu maid di mansion Kim
Taehyung menoleh cepat pada maid itu "Mami udah lama perginya? "
"Iya nona muda! Mungkin sebentar lagi beliau sampai" ujar sonya sembari tersenyum
"Baiklah terimakasih sonya! Tolong kabari aku kalau mami udah pulang ya! Aku mau ke kamar dulu" ujar taehyung dengan senyuman manisnya
"Baik nona muda" balas sonya dengan sedikit menunduk
Taehyung dengan cepat berlalu ke kamar nya untuk sekedar istirahat dan membersihkan diri.
Sedang jimin yang ditinggalkan taehyung bolos itu tak henti-henti mengumpat.
"Dasar si tae ayam! Alienn! Huuu kenapa ia malah balik sendiri! Awas aja tae ayam itu! " dumelnya
"Terus ini gue pulangnya gimana? Masa gojek sih! Malas banget! Ini si tae ayam gak tau diri banget malah bawa pulang mobil gue! "
Yoongi yang berniat untuk ke kantin melihat jimin yang sedang asik mendumel di lorong kampus yang mengarah pada parkiran.
"Napa si cerewet itu? Ck kebiasaan banget! Bibirnya itu tak bisa diam barang sedikit pun" geleng Yoongi
"Woi! Gawet! Ngapain disitu? " teriak Yoongi
Jimin menoleh dengan tatapan sinis nya "APA? " berujar dengan nyolot.
Yoongi tersenyum tipis "ngapain sendirian disitu? Gak takut apa lo kesambet? Malah ngomong sendiri lagi! Aneh banget! "
"Yak! Suka-suka gue dong! Kepo banget lo! Sana shiu shiu gak usah ganggu gue" usir jimin dengan wajah kesalnya
"Lo ini suka banget yah ngusir orang? " heran Yoongi
"Kalau ngusir orang kayak lo mah gak masalah" ketus jimin
Yoongi menggeleng heran "ya udah! Gue tadi niatnya mau nolong! Kalau gitu bay gue mau ke kantin dulu" langsung berlalu dari sana
Jimin mendengus sebal, dan dengan perasaan dongkol nya ia langsung memesan taxi online, tak apalah sekali-sekali ia merasakan namanya pesan taxi online daripada pulang jalan kaki. Kan gak baik buat kaki mungilnya nanti.
TBC.
KAMU SEDANG MEMBACA
"SHIBAL" GURL (KOOKV GS) END
RomanceSi cantik dengan bahasa kegemarannya yuk baca aja!!!!
