SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA VOTE DAN FOLLOW ✔️ YAAAA
TYPO TANDAIN❕
Selamat membaca!😉
Gue jadi makin tertarik sama sikap lo.
-Aldzikri Fathan Bagaskara
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
"BANGG!! WOII!" Teriak ratu memanggil Randy.
"Ck! Tuh gorila ada dimana sihh, di panggilin gak nyaut-nyaut." Ucap ratu mendumel sendiri. Ia mencari abangnya di kamarnya, tidak ada. Lalu ia beralih menuju ruang kerja milik abangnya. Terlihatlah Randy yg sedang sibuk berkutat dengan laptopnya.
"Ck! Lo kalo masuk gak ketok pintu dulu, gak sopan!" Tegur Randy melirik ratu dengan sebal.
"Ya Lo di panggilin dari tadi gak nyaut-nyaut, gue kira Lo mati gak ketauan, bang." Celetuk Ratu, asal.
"Sembarangan Lo! Mau ngapain Lo kesini? Kalo gak penting Sono pergi ah, gue lagi keja." Usirnya kepada ratu yg duduk di sofa. Yap! Randy sudah menyelesaikan kuliah S2 nya, dan sekarang ia sedang meneruskan bisnis papanya. Ia menggantikan posisi papanya di kantor, karena sekarang papanya sedang berada di luar kota.
"Gue mau pergi ke toko kue, Lo mau nitip gak?" Tanya ratu kepada Randy yg masih fokus menatap layar laptopnya dengan tangan yg masih sibuk mengetik.
"Gue gak mau nitip apa-apa, udah Sono pergi ahh. Lo ganggu!" Usirnya pada Ratu. Randy adalah tipikal orang yg jika sedang sibuk, tidak ingin di ganggu. Dia tidak akan fokus jika bekerja dengan mulut yg mengobrol.
"Yaudah."
"Jangan lama-lama Lo, bocill!" Ucapnya pada ratu yg sudah keluar dari ruang kerjanya.
"IYAA GORILAAA!" balas ratu berteriak.
Ratu pun berjalan keluar dari rumahnya, lalu mulai memasuki mobilnya, dan melajukan nya. Sebelum ia keluar dari gerbang rumahnya, satu satpam dengan sigap membuka gerbangnya.
"Makasih pak." Ucap ratu kepada satpam itu dengan tersenyum tipis.
"Sama-sama, non." Balas satpam itu dengan senyum yg sopan.
Kalian tahu gak senyum yg sopan? Kalo gak tau, tauin aja ya:) -author
Jarak toko kue dari rumahnya tidak begitu jauh, mungkin cukup makan waktu 15 menit saja, ratu sudah sampai di toko kue itu. Ratu pun memarkirkan mobilnya di depan toko kue itu, ia keluar dari mobilnya, lalu pergi memasuki toko kue.
"Selamat sore, mau kue yg mana kakak." Sapa seorang pelayan kue itu.
"Saya mau brownies selai strawberry, ada?" Tanya ratu pada pelayan itu.
"Ada, di tunggu sebentar ya kakak." Jawab pelayan itu dengan ramah.
Terlihat banyak sekali kue-kue cantik yg terpampang di etalase kaca.
Tiba-tiba datanglah seorang lelaki tamvan menghampiri etalase itu.
"Mbak, saya pesan kue yg biasa saya beli." Ucap pemuda itu kepada sang pelayan.
"Baik, tunggu sebentar."
"Loh, es batu." Ucap Ratu menatap aldzi yg berada di sebelahnya. Yap! Dialah aldzi, si wajah datar nan cueknya, Serta sikap yg menyerupai es batu, dingin!
"Nama gue aldzi." Koreksinya menatap ratu dengan malas.
"Iyaa."
"Lo ngapain disini?" Tanya aldzi dengan wajah datarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERSAHABATAN CINTA! || ON GOING
Teen Fiction⚠️WARNING! DILARANG PLAGIAT⚠️ SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW ✔️ *** Empat gadis cantik yg bersahabat sejak kecil. Dan di pertemukan dengan empat lelaki tampan yg bersahabat pula sejak kecil. Awal mula mereka berkenalan dengan empat lelaki tampan...
