Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BAB. -2. PAHLAWAN KEMALAMAN.

286 14 0
                                        

Haii.. apa kabar guys..

Typo tandain!

Selamat membaca..!!

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°

Terlihat ratu yg sudah rapi dengan pakaiannya, karena ia ada janji bersama ketiga sahabatnya untuk pergi menuju mall.

"Mah, rora pamit pergi ke mall sama Aqila dkk." Pamitnya kepada Sofia yg sedang duduk di sofa ruang tv.

"Yaudah, pulang nya jangan malem-malem, jam 10 udah harus ada di rumah. Takutnya papa marah, tau sendiri kalo papamu tau anak gadisnya pulang malem." Ujar Sofia

"Oke!"

"Woi bocil! Mau kema Lo?" Tanya Randy yg berjalan menghampiri Sofia dengan membawa Snack ringan.

"Kepo amat Lo!"

"Sewot aja Lo, gue cuma nanya." Ujar Randy yg mendudukkan bokongnya di sebelah Sofia.

"Bodo amatt. Bay, gue mau pergi."

"Dasar bocil!"

"Dasar gorila!"

"Anjirr!"

"Randy mulutmu!" Tegur Sofia melotot kan matanya menatap Randy.

"Hehe.. maaf ma, kelepasan." Ucapnya cengengesan.


Kini keempat gadis cantik sudah memasuki mall milik syakila. Yap! Syakila memiliki hadiah dari nenek dan kakeknya, mall inilah hadiah yg diberikan oleh nenek kakeknya. Alhasil syakila lah yg mengelolanya.

Sedikit info, bahwa syakila adalah anak seorang CEO sekaligus mafia.

"Wiiihhh.. boleh nih traktir kita." Ujar Aqila menyenggol lengan syakila dengan senyum dan menaik-turunkan alisnya, pertanda mengode.

"Apaan sih ahh, belanja mah belanja aja kali." Sahut syakila

"Boleh lah traktir kita tas branded kill, Lo gak boleh pelit." Ujar Shafira mencolek dagu syakila.

"Cuma tas branded doang gak bakal bikin mall Lo bangkrut juga kali, kill." Ujar Aqila

"Sesama orang kaya gak boleh pelit." Ujar Ratu

"Nohh, ratu aja mau." Ujar Shafira

"Yaudah lahh, apa sih yg nggak buat para sahabat gue yg cantiknya tiada Tara ini." Ucap syakila

"Bener nihh?" Tanya Aqila memastikan

"Iyaa, tapi satu orang satu aja ya."

"Shiapppp"

Setelah mereka berbelanja, mereka pun memutuskan untuk pergi menuju restoran untuk makan dan nongkrong. Di restoran, mereka sudah memesan makanannya masing-masing.

"Ehh, tau gak sih-" belum sempat syakila melanjutkan kalimatnya, ketiga sahabatnya sudah memotongnya.

"Enggak!" Jawab mereka bertiga serentak.

"Ck! Gue belum selesai ngomong, udah kalian potong aja. Dengerin dulu kek, berita ter hot nihh soalnya." Cibirnya menatap ketiga sahabatnya dengan sebal.

"Iya iyaa, ayok lanjutin." Sahut Shafira

"Emang berita apa sih? Sampe-sampe Lo bilang hot gitu, gue pikir bukan berita sih ini mah, tapi gibahan." Ujar Aqila

"Itu lohh, yg sekarang lagi anget-angetnya." Ujar syakila

"Nasi goreng?" Celetuk Ratu menatap syakila bingung.

PERSAHABATAN CINTA! || ON GOINGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang