Haiii mantemannnn...
Sebelum membaca jangan lupa follow yaww!!
Selamat membacaaa!
Special part aldzi and ratu!
***
"Tugas kalian sekarang, gue mau kalian pantau terus aldzi sama ceweknya itu. Gue lihat-lihat boleh juga ceweknya." Ucap Baron dengan senyum smirk-nya
"Kita culik aja gak sih boss?" Usul salah satu anggotanya
"Itu belakangan, gue denger-denger aldzi mau kuliah di luar negri. Setelah aldzi pergi, kita culik ceweknya. Dengan begitu kita jadi lebih gampang buat culik ceweknya tanpa aldzi." Ucap Baron
"Sekarang, gue mau kalian selidiki mereka." Perintah Baron.
"Gimana pun caranya gue harus dapetin tuh cewek."
•√√√•
Usainya mereka dari Jogja, semua pun mengistirahatkan dirinya masing-masing. Pada malam ini, kini di kediaman ratu, terlihat ratu yang sedang merebahkan dirinya di kasur king size nya dengan ponsel yang berada di genggamannya.
"Busett, pegel-pegel banget badan gue, hufftt.." eluh nya di akhiri dengan menghela nafasnya lelah
Netra hitamnya tak sengaja melihat benda yang melekat pada pergelangan tangannya, ia pun tersenyum kala mengingat sesuatu yang berhubungan dengan benda yang saat ini melekat pada pergelangan tangannya.
Saat ia sedang merebahkan dirinya di kasur, tiba-tiba teringat sesuatu yang melintas di pikirannya. Segeralah ia bangkit dari tidurnya dan menghampiri koper yang ia bawa saat ke Jogja. Ia pun membukanya dan mengambil sesuatu dari dalam koper tersebut.
Setelah mengambilnya, ratu pun kembali ke kasurnya dengan memegangi benda tersebut. Saat teringat sesuatu, bibirnya pun menyunggingkan sebuah senyuman.
Flashback on
Saat di Jogja, tepatnya di Malioboro. Sebelum pulang mereka sempat mengelilingi Malioboro terlebih dahulu untuk membeli sesuatu. Pada saat keliling, tak sengaja aldzi melihat ada penjual gelang dan juga boneka. Saat melihat penjual tersebut, aldzi teringan dengan ratu. ia pun akhirnya membeli satu buah gelang dan juga satu buah boneka beruang yang berukuran sedang.
"Wehh, brader beli apaan tuhh?" Kepo fahrez yang melihat aldzi menenteng wadah yang berisikan sesuatu yang tak mereka ketahui.
"Kepo." Jawab aldzi singkat
"Lengah dikit brader udah beli sesuatu, lahh kita, udah dua puluh menit keliling belum dapet apa-apa." Ucap rayn
"Aelahh, bingung gue mau beli apaan. Terlalu banyak sih ini, lagian setiap kita lewatin penjual banyak banget yang nawarin, Ampe rebutan pengen di beli." Sahut Leo
"Tapi gue salut sama penjual-penjual disini, mereka gak nyerah buat cari uang. Semangatnya itu loh yang bikin gue kagum, setiap ada yang lewat, mereka rebutan nawarin jualannya masing-masing biar pelanggan tertarik sama apa yang mereka tawarin." Jelas rayn
"Iya juga." Sahut fahrez
"Lanjut jalan." Instruksi aldzi
Mereka pun melanjutkan perjalanannya mencari sesuatu yang akan mereka beli. Usainya, mereka pun kembali ke parkiran mobil karena hari sudah mulai gelap di Malioboro. Sebelum memasuki mobil, aldzi menghampiri ratu terlebih dahulu karena ingin memberikan sesuatu kepadanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERSAHABATAN CINTA! || ON GOING
Teen Fiction⚠️WARNING! DILARANG PLAGIAT⚠️ SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA FOLLOW ✔️ *** Empat gadis cantik yg bersahabat sejak kecil. Dan di pertemukan dengan empat lelaki tampan yg bersahabat pula sejak kecil. Awal mula mereka berkenalan dengan empat lelaki tampan...
