04 tubatu island

220 16 3
                                        

"apa kita telah sampai?"

seonghwa bertanya dengan nada suara yang pelan karena mereka kini telah berada di tengah tengah laut yang penuh kabut dan sangat dingin penuh bebatuan besar di sekeliling dan langit gelap menambahkan suana yang sangat menyeramkan bagi seonghwa.

Hongjong mengangguk mantap,dia menyuruh mingi untuk menurunkan laju kapalnya yang di acungi jempol oleh mingi, terdengar suara tawa yang sangat menyeramkan suara nya bukan hanya dari satu arah tapi dari berbagai arah, tawa itu seperti tawa mengejek.

hongjong menutup mata membiarkan semua tawa itu berhenti tertawa.

"kau datang lagi kapten rior,dan seperti biasa kau tak memiliki niatan jahat"

suara yang sangat besar dan bergema mulai terdengar seonghwa tidak tau apa yang terjadi tapi dia di perintahkan untuk tetap tenang dan menghapuskan pikirannya tentang hal hal menakut kan di sini.

dengan seketika kabut yang menyelimuti teezia mulai menghilang beserta langit yang kembali menjadi cerah tak berawan.

alangkah terkejutnya seonghwa ketika melihat di sekelilingnya ternyata mereka sudah di kelilingi oleh bebatuan yang sangat tinggi dan besar. di atas batu itu terdapat segerombolan manusia yang sedang menatap ke arah seonghwa dengan senyuman miring di wajah mereka, yang mampu membuat seonghwa menelan ludah nya sendiri.

Apakah mereka adalah para aom?

"ya! kami adalah para aom!"

salah satu dari mereka turun dari atas batu lalu singgah di teezia, dia sedikit menatap seonghwa yang bergetar ketakutan.

lalu dia menatap hongjong dengan senyuman yang terpancar di wajahnya, aom itu menjabat tangan hongjong dengan sangat semangat bahkan para aom di atas ikut senang melihat hongjong.

"kau datang lagi! bagus lah! dimana wooyoung? aku tidak melihatnya?"

"aom menyebalkan! aku disini tepat di belakang mu!"

aom itu tersenyum lalu berlari dengan girang ke arah wooyoung,dia memeluk wooyoung dengan sangat erat dan senang.

"oww kau sedang merindukan kapten yeonjun yah?"

jelas aom itu ketika dengan sengaja mendengar apa tujuan wooyoung sebenarnya ikut ke pulau tubatu, biasanya dia akan tinggal dan menetap di pulau sebelumnya tapi kini wooyoung ikut dengan alasan yang sangat mengejutkan.

wajah wooyoung memerah dia lupa jika para aom bisa mendengar apa tujuannya untuk ikut kesini, san hanya memutar bola matanya jengah melihat wooyoung yang tersipu malu di hadapan aom itu.

seonghwa masih bingung hongjong berkata bahwa aom sangat lah licik dan arogan tapi dia tidak melihat kelicikan yang di tunjukan oleh para aom.

hongjong melihat ke arah seonghwa yang sepertinya sedang bingung dan heran, dia pun menyuruh seonghwa untuk mendekat dan menyuruh aom yang sedang menjahili wooyoung untuk mendekat karena hongjong ingin mengenalkan wanteez baru.

"dia seonghwa"

seketika tawa yang awalnya memenuhi pendengaran seonghwa menghilang, tak terdengar tawa sedikitpun, para aom menatap datar ke arah seonghwa yang membuat dirinya makin takut.

"tak perlu takut,mereka baik"
Hongjong meyakinkan

"selamat datang marstov seonghwa"

"bagai-

"jangan tanya! kenal kan aku adalah aom 1.01, kami menjaga pulau tubatu dari para bajak laut seperti kalian tapi tenang aku sudah tau bahwa kapten hongjong ini adalah teman kapten yeonjun jadi kalian boleh masuk tanpa perlu menjawab pertanyaan dari kami"

wave project (jonghwa)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang