Our Hidden Story : Different World

779 43 0
                                        

! information about chapters !

Chapter dengan judul ini di peruntukan sebagai penjelas adegan / story dari update an chapter yang sebelumnya, mungkin beberapa pembaca bingung dengan adegan yang tidak di masukkan di dalam chapter tersebut.

- tidak tersedia untuk semua chapter

- Thankyou for your attention -



"God's miracle in our Different World"

• Meanie / MinWon Fanfic •
- epilogue of a story -

• Please Enjoy •

~• •~• •~

~• •~• •~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~• •~• •~

"Lari... raksasa mengamuk!!!"

Gadis kecil yang usianya baru menginjak 4 tahun itu berlari dari dapur menuju ruang tamu ketika mendengar suara ketukan pintu.

"Ayah Pulang!! Yeyy"

Kim Eumyu, anak semata wayang Mingyu dan Wonwoo itu berlari sambil merentangkan tangannya meminta gendong pada Mingyu yang berjongkok di depan pintu menyambut pelukan sang putri. Wonwoo berjalan cepat dari dapur mengejar putrinya yang kini terlihat tersenyum menang karena lebih dulu memeluk sang Ayah.

"Eumyu... papa kan udah bilang, jangan lari lari sayang.." ucap Wonwoo mendekati keduanya.

"Eumyu cuma mau nyambut Ayah, Papaaa..." ucap gadis kecil itu sambil memberikan cengiran pada Papa nya yang menggeleng kecil.

"Eumyu anak Ayah kok belum tidur, hm? udah malem loh ini nak" Mingyu mengusap kepala putrinya, dia heran anaknya belum tidur padahal jam sudah menunjukkan hampir pukul 10 malam.

"Eumyu nungguin Ayah, jadi...belum tidur deh, Eumyu juga nemenin Papa buat kue" jawab gadis kecil itu, mulutnya mempout kecil bibirnya, Mingyu di buat gemas dengan tingkah putri mereka.

"Ayo sini tidur sama Papa, kasian Ayah baru pulang. Pasti capek, Sini gendong"

Wonwoo merentangkan tangannya untuk meraih Eumyu, tapi Mingyu menghentikan dan mengatakan biarkan dia yang menidurkan Eumyu. Wonwoo mengiyakan permintaan suaminya dan kembali ke dapur.

Setelah membersihkan diri dan menidurkan Eumyu, Mingyu pergi menuju dapur menyusul Wonwoo.

"Sayang.. kok malam malam buat kue" tanya Mingyu, dia mendudukkan dirinya di dekat meja makan menatap punggung manusia kesayangannya, Wonwoo berbalik mengusap perutnya yang membuncit, Wonwoo tengah mengandung anak kedua mereka.

"Dedek bayi pengen Ayah...." Ucap Wonwoo menirukan suara anak kecil, sambil mengusap perutnya dan menggoyangkan badannya ke kiri dan ke kanan. Mingyu tertawa gemas dengan tingkah Suaminya, dia mendekat dan mengecup keningnya dengan Lembut.

Mingyu berjongkok di depan perut, di usapnya lembut sang buah hati yang masih setia di dalam perut. Wonwoo memejamkan matanya menikmati usapan lembut pada perut nya, Mingyu menempelkan telinganya untuk mendengar pergerakan sang buah hati yang kini menginjak usia kandungan 7 Bulan.

Mingyu tertawa saat sesekali dia mendengar detak jantung di sana, bahkan dia bisa merasakan tendangan kecil dari dalam sana. sepertinya sang anak senang karena di perhatikan Ayahnya.

Mingyu dan Wonwoo menikah setelah pertemuan mereka yang tidak terduga itu, Kedua orangtua Mingyu mencintai Wonwoo dengan sepenuh hati dan menganggap nya bagaikan anak mereka sendiri, tidak hanya itu saat Eumyu lahir kedua orangtua itu bahkan sempat berdebat dengan nama yang akan mereka berikan. Mereka menimang dan menjaga Wonwoo dan Cucu mereka dengan baik sampai saat Eumyu berusia 2 Tahun, Mereka berdua meninggal dunia.

Setelah kematian kedua orangtuanya, Mingyu menjual rumah mereka atas wasiat Ayahnya. Walaupun berat tapi Ayah nya berkata padanya saat duduk di teras rumah sambil melihat Wonwoo dan Ibu nya yang menimang Eumyu di perkarangan rumah mereka. "Nak... nanti kalo Ayah sama Ibu udah gak ada, kamu jual ya rumah ini ajak Istri dan Anakmu pindah ke kota, penuhi kehidupan mereka, bertanggungjawab sama keluarga mu, Janji ya sama Ayah"

Dan disinilah mereka sekarang, tinggal di kota yang jauh dari kota penuh luka bagi mereka berdua, memilih untuk menyembuhkan luka dan membentuk keluarga sederhana dan bahagia seperti keinginan mereka. Mingyu di terima bekerja di salah satu perusahaan yang cukup untuk membiayai kehidupan mereka, tidak perlu harus kaya raya tapi berkecukupan bersama keluarganya itu sudah lebih dari cukup.

Mingyu bangkit, dan tiba tiba menggendong Wonwoo, membuat yang di gendong memekik kecil karena kaget dengan tindakan suaminya yang tertawa melihat ekspresinya, setelah memastikan dapur aman Mingyu membawa Wonwoo menuju kamar. Dia tidak ingin Wonwoo terlalu lelah dengan kehamilannya yang besar.

Mingyu membaringkan Wonwoo lalu ikut berbaring di samping Wonwoo, di usapnya perut itu sambil memberikan kecupan sayang di puncuk kepala Wonwoo yang bersandar pada Dadanya.

"Nu.. aku sayang banget sama kamu"

Wonwoo mengadah menatap Mingyu yang menatapnya penuh cinta, di kecupnya bibir itu dan memeluk Mingyu sangat erat.

Wonwoo bahagia, tidak ada yang lebih bahagia daripada menua bersama Mingyu baginya. begitu juga dengan Mingyu hidup bersama terkasih dan keluarga yang dia cintai adalah harapan dan mimpi yang selalu dia semogakan, dan hari ini semua doa dan rasa sabarnya terbayar.

Wonwoo yang awalnya adalah Majikannya, dan dia adalah anak dari pembantunya, sekarang menjadi pasangan bahagia dan memiliki seorang putri dan calon anak yang belum lahir.

Mingyu merasakan Wonwoo mendengkur halus di pelukannya, Mingyu membenarkan posisi Wonwoo dia khawatir Istrinya -suaminya itu akan kesulitan tidur karena perut yang besar, Mingyu menjadikan tangannya sebagai bantalan Wonwoo, di cium nya setiap jengkal wajah yang tertidur di hadapannya.

"Nu... I love you so much"

Mingyu memejamkan matanya menyusul ke alam mimpi, Wonwoo membuka matanya karena sebenarnya dia belum tidur sedari tadi dia hanya menutup matanya untuk merasakan perhatian suaminya.

"Me too, I love you so much... gyu"

Wonwoo merapatkan tubuhnya dan tidur memeluk erat Mingyu yang sudah terlelap dengan damai.

- Kita memang punya Cinta, dan benar Dunia kita Beda, tapi apa boleh buat jika Tuhan memperbolehkan kita bersama dan bahkan memiliki sebuah keluarga. Ini adalah keajaiban tuhan di dunia kita yang berbeda, Ayo saling mencintai dan buat keluarga yang penuh kasih -

• End •
Draf : 270124

MinWon / Meanie Story's Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang