Sekarang sudah pukul 12 siang.
Nenek dan Vina juga sudah selesai memasak dan sedang menata makanan di atas meja.
Tak lama kakek, William, Joong dan juga Freen datang dan duduk di kursi masing-masing.
Mereka semua makan siang dengan tenang damai sudah menjadi perintah saat makan tak ada yang boleh berbicara.
Skip.
Freen beserta keluarganya sudah selesai makan.
Vina dan nenek mencuci piring.
William dan kakek juga Joong di pondok kebun mereka sudah mengajak freen namun freen menolak dengan alasan capek
Freen berada di atas pohon rambutan di halaman belakang.
", wihhh nyebat enak nih apalagi abis makan," ucap freen
Lalu ia mengeluarkan bungkus rokok yang ia bawa dari kota tanpa sepengetahuan semua nya.
Sambil mengisap rokok ia memetik rambutan yang sudah matang dan memakannya dan membuang kulitnya sembarangan.
Skip.
Author Pov on.
Becky saat ini disuruh oleh Helena untuk mengantarkan kue ke tetangga depan.
Becky sempat menolak dan menyuruh Kevin saja.
Namun alih alih di turuti Becky malah mendapat cubitan di perutnya.
Hal itu membuat Becky menciut dan langsung mengambil taperware itu dan mengantarkan ke tetangga depan.
Tok!
Tok!
Becky mengetuk pintu.
Tak lama pintu terbuka menampilkan wanita berumur kepala 4 dengan senyum khas keibuannya.
Becky langsung mengucap salam.
Lalu Vina menyuruh Becky masuk.
Becky hanya mengangguk.
", sebenarnya Becky cuma mau nganterin Tante kue dari mommy aja," ucap Becky menaruh taperware itu di meja kecil didepannya
", terimakasih sudah repot repot mengantarkan Tante kue," ucap Vina
", hehe iya Tan anggap aja balasan tadi pagi Tante Anter brownis," jawab Becky
", oiya maaf Tante agak lancang, tapi kamu baru umur berapa?," tanya Vina
", ah aku baru berumur 20 Tan baru kuliah juga semester 2," ucap Becky
", berati kamu seumuran sama anak Tante dong, kamu mau Tante kenalin gak sama anak tante biar jadi teman?," ucap Vina
Becky hanya mengangguk.
", elll sini bentar ada tamu nihh!," teriak Vina agak kencang
", oh anaknya Tante Vina cowok," gumam Becky
Namun karena freen berada di atas pohon jadi ia tak dapat mendengarnya.
Vina sudah memanggil lebih dari 2 kali namun tak ada jawaban.
", kamu tunggu bentar yah mungkin El nya lagi tidur Tante panggilin bentar yah," ucap Vina
", eh gak usah Tante kalau anaknya masih tidur," ucap Becky
", tak apa," jawab Vina
Lalu Vina meleset ke kamar freen,
Becky hanya menunggu.
Tanpa ia sadari ada seekor kucing yang bermain main di kakinya.
", eh kucing siapa ini?," gumam Becky
Namun saat akan mengendong kucing itu.
Kucing tersebut sudah berlari ke halaman belakang
Becky pun menyusul nya.
", permisi permisi maaf gak sopan," gumam Becky saat melewati dapur meskipun tak ada orang ia tetap meminta maaf
Lalu Becky melihat kucing itu berada di pinggir kolam.
Becky pun menghampiri nya dan menggendongnya.
", kamu kenapa kabur sih? Aku gak jahat loh," gumam Becky
Namun saat akan berbalik untuk masuk mata Becky tak sengaja menangkap seseorang di atas pohon.
", eh itu anak Tante Vina bukan sih Kalau iya kenapa rambutnya panjang? Tapi kalau cewek kenapa Tante Vina manggilnya El?," batin Becky berperang
Setelah menatap lama sosok itu Becky pun masuk kembali ke dalam.
", eh Becky kamu darimana?," ucap Vina
", ini Tante tadi habis ngejar kucing dia lari ke belakang pas aku mau gendong," jelas Becky
", oh, maaf yah anak Tante kayaknya lagi ke kebun deh," ucap Vina
", iya Tan gapapa, yaudah aku balik dulu yah tan," ucap Becky
Vina mengangguk.
Lalu Becky menghilang dari penglihatan nya.
", El kalau kamu memiliki istri seperti Becky kamu akan sangat beruntung El," gumam Vina
", mami kenapa ngomong sendiri sambil senyum-senyum pula," ucap freen yang tiba tiba berada di samping Vina.
", kamu ini tadi mami cariin tau," ucap Vina memukul pelan bahu freen
", freen di halaman belakang mam," jawab freen dengan cengengesan
", kamu ingat kan bentar malam kita akan makan malam bersama di rumah tetangga depan?," ucap Vina menatap anaknya
", iya mam aku Ingat," jawab freen
Vina mengangguk.
", yaudah aku masuk ke kamar dulu mam," ucap freen
Vina hanya ngangguk aja.
End .....
