LinYi menidurkan tubuh kecil dan lucu Vilmore. Setelah memakan buah kesukaannya yaitu semangka, Vilmore kembali ingin di timang oleh LinYi, dan tanpa melepaskannya Vilmore terus saja bergumam ingin di tidurkan oleh LinYi.
"Makasih banyak Hyung, maaf merepotkan kamu." Ucap Mark
"Iya ngga apa Mark, kalian juga keliatan cape banget. Apalagi Haera," LinYi menghampiri Haera yang berdiri di samping Mark. "Ra.. Kamu jaga kesehatan yaa.. Jangan sampe Vilmore sembuh, malah kamu yang sakit." Ucap LinYi lalu mengelus rambut Haera.
"Iyaa Kak, makasih banyak. Aku bakalan jaga kesehatan aku ko. Makasih yaa.. Maaf selalu merepotkan Kakak..." Ucap Haera yang terdengar lirih, LinYi lantas segera memberikan senyuman miliknya.
Lalu setelah itu LinYi berpamitan untuk pulang karena kini sudah menjelang sore hari.
Setelah itu LinYi mengendarai mobilnya itu, untuk segera pulang dan kembali sendirian.
...
Kini awan-awan sudah menghitam sepertinya sebentar lagi langit akan menumpahkan air matanya. Gisel lantas segera berlalu ke halte terdekat yang ia lihat, sore ini selain bajunya sudah berbau kimci ia sangat terlihat menyedihkan.
LinYi menekan nomor Momy dan Madam,
"Hallo gantengku," Sapa Momy
"Aduh udah seger aja nih," Ucap Madam
Lantas LinYi Tersenyum mendengar suara yang sangat ia rindukan itu.
"Hehehe kakak bisa aja, kak?"
"Apa" ucap kedua perempuan itu secara bersamaan.
"Yuta Hyung ada?"
"Ada nih di samping aku," balas Momy
"Kalo Gege ada kak?"
"Ada juga nih, di samping aku" balas Madam
"Aduh jadi malu nih, takut kedengeran."
"Bilang aja Leon," ucap Cristian
"Kaya kesiapa aja," sahut Yuta
Mereka hanya menya LinYi, tidak menampilkan wajah mereka berdua di layar ponselnya.
LinYi terdiam sejenak, kalu membuang nafasnya. Madam dan Momy tersenyum melihat hal tersebut.
"Leon.. Punya temen baru, dia cantik dan baik."
"Wahhh selamat," -Madam
"Wah selamattt," -Momy
"Tapi aneh kak, hati Leon berdebar setiap kali dia tersenyum manis." Ucap LinYi secerah to the piont.
Setelah mengatakan hal tersebut LinYi mendapatkan wejangan dari Madam, Cristian, Momy dan tentunya Yuta.
Mereka menghabiskan malam dengan bercerita tentang hal baru yang baru saja LinYi rasakan. Ia merasa sangat aneh akan perasaan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE ONLY YOU
Romance"Pliss kamu harus bertahan demi aku, aku membutuhkanmu karena kamu membuatku tersenyum bahkan ketika kamu tidak di sisiku. Dan hal yang aku suka dari kamu adalah kekuranganmu, hal itu mengajariku untuk menerima segala keadaanmu." ~Ucap LinYi sembari...
