Ucapan bella terputus saat Rizki kembali berkata
"Kalau kali ini kamu benar benar tidak mau, saya tidak bisa memaksa Bella" Kata Rizki bersungguh sungguh
Menatap keseriusan di wajah pria tampan itu membuat hati Bella berdesir
"Jangan buat aku menyesali ini mas Rizki, bantu aku yakinkan papa ya" Ucap bella
Mendengar jawaban dari sang pujaan hati membuat Rizki merasa sangat lega dan membawa Bella ke pelukannya
"KII.. TOLONG TUTUP DULU PAGARNYA, DILIATIN ORANG" Teriak Indra pada pasangan baru yang tengah memadu kasih tersebut
"Sayangg ah.. Jangan gangguin mereka, kayak ga pernah ke gep pelukan aja" Kata Rinjani
"Saya ngingetin Rizki aja yangg, kasian kalau ada yang liat.. Lagian kamu pengen di peluk juga? Sini peluk dulu" Kata Indra pada Rinjani
"Ga ah" Ucap Rinjani masuk kedalam rumah
"Yangg.. Gapengen pelukan juga beneran? Ga kangen suaminya? Nolak suami dosa tau" Kata Indra sambil merentangkan kedua tangannya
Rinjani yang mendengar omelan suaminya itu berdecih dan segera masuk dalam pelukan Indra, Astagaaa dia bahkan masih ingat wajah kaku Indra saat pertama kali bertemu di bandara Prancis beberapa waktu yang lalu dan orang yang tengah memeluknya ini akankah orang yang sama?
"Ini tangan kamu kenapa yangg? " Tanya Jani melihat lebam di lengan kiri Indra dan beberapa luka gores di tangan kanan dan kirinya
Belum sempat menjawab Rinjani kembali bertanya "loh cincin nikahnya dimana? " Tanyanya lagi
"Ini cincinnya disini" Jawab Indra sambil mengeluarkan kalung dari bajunya
"Trus kenapa ga di pake? " Tanyanya lagi
"Tadi saya temani bapak kunjungan kampanye, tempatnya ramai saya di kerubungi ibu ibu minta foto lah apa lah, mereka gemes trus kecubit kayaknya.. Cincinnya saya amanin biar ga ketarik nanti jatuh" Ucap Indra
"Sakit ga yangg? " Tanya jani, hanya di balas gelengan oleh Indra
"Kasiannya suami aku.. Makanya jadi orang jangan terlalu gemesin" Ucap Rinjani sambil tertawa dan menaruh kedua tangannya di pipi sang suami
"Sayanggg... Aku boleh live tiktok atau IG ga? Banyak yg follow aku nyariin kamu" Ijin Rinjani pada suaminya.
Semenjak memasuki masa kampanye presiden 2024 mendatang, Indra semakin sibuk mengikuti serentetan jadwal yang telah di tetapkan, Entah bagaimana awal mulanya sosok suami tercinta Rinjani itu mendadak banyak di gandrungi kaum hawa mulai dari anak sekolah hingga ibu ibu
"Memang kamu ga risih? Mereka pengen tau privasi kita?" Kata Indra
"Sayangg.. Sekarang kegiatan bapak makin banyak, sangaaat padat.. Pagi ini kamu di jakarta, sore di surabaya, besok di bali.. Waktu ngeliat kamu ketangkap kamera orang lain ga tau kenapa aku malah lega banget.. Aku tau suamiku baik baik saja walau mungkin pesanku belum di balas, aku jauh lebih tenang karna tau di manapun suami aku dia di kelilingi orang orang yang perhatian dan sayang sama dia tentu aku seneng" Ucap Rinjani panjang lebar
"Kalau gitu.. Boleh live tapi ga boleh semua semua diumbar, saya tetep mau punya kehidupan privasi ya" Kata Indra lembut
"Siap Jendral" Ucap Rinjani sambil mencium bibir suaminya
"Itu Rizki jadi pulang ga sih? Saya mau tutup pagar" Ucap Indra sambil mulai melangkah ke depan rumah
"Udah gausah di liatin orang ngobrol, biarin aja.. Lagian siapa yg berani maling rumah kita ih" Jawab Rinjani menarik tangan Indra
KAMU SEDANG MEMBACA
Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
Romance🚨🚨 DISCLAIMER 🚨🚨 Berikut adalah cerita FIKSI -Karna hanya kamu, yg mampu membuat saya berfikir akan pernikahan ( Indra W)
![Kamu dan Negara S1 [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/362913892-64-k4421.jpg)