{01} Jajan lengket rapet

25 2 0
                                        

hello hello
selamat membaca!

-

{01} Jajan lengket rapet

Taranka menghembuskan nafasnya, ia menatap sekolah yang akan ia tempati untuk mengejar ilmu.

Taranka berjalan memasuki berbatasan antara lingkungan luar sekolah dan lingkungan sekolah.

"Selamat datang di SMA Ganessha," sapa para osis yang berdiri di depan gerbang kepada semua murid baru.

Taranka hanya membalas sapaan para osis dengan senyum tipis, jujur sebenarnya Taranka masih belum serela itu untuk sekolah yang bukan ia inginkan.

Karna melihat jam masih menunjukan jam 06:40, akhirnya Taranka duduk disalah satu kursi yang ada di dekat situ.

Saat sedang memainkan handphonenya tiba-tiba saja ada yang duduk di sebelah Taranka.

Taranka reflek menoleh, melihat siapa yang duduk di sebelahnya.

"Eh hai, aku numpang duduk di sini ya?" tanya seorang gadis yang duduk disampingnya.

"Iya, silahkan kok duduk aja."

"Kamu kelas mplsnya kelas apa? aku A."

"Aku D," jawab Taranka dan gadis itu mengangguk saja.

"eh udah pada kumpul itu di lapangan, aku duluan ya dadah," gadis itu langsung berlari saja meninggalkan Taranka.

Taranka yang melihat itu pun juga bergegas ikut menjadi gerombolan anak yang di depannya ada papan kelas mplsnya.

🌊🌊🌊

"Taranka Malyana Eklavya, maju ke depan."

Sekarang urutan Taranka untuk maju memperkenalkan dirinya, Taranka menatap lurus ke depan, tangannya meremas roknya gugup.

"Perkenalkan nama aku Taranka Malyana Eklavya."

"Asal sekolah dari SMP Nerajta"

"Ada yang mau tanya gak?" ucap pengurus osis kepada murid lainnya.

"Nama panggilannya apa? sayang ya?"

"08 berapa?"

"Yeu kalian baru hari pertama aja udah godain anak orang," seru salah satu pengurus osis.

Taranka menoleh ke arah pengurus osis, mengode apakah ia sudah boleh duduk apa belum.

Setelah mendapatkan izin untuk duduk Taranka langsung melangkahkan kakinya untuk kembali ke arah kursi yang tadi ia tempati.

"Mba kamu SMP Nerajta? kelas berapa dulu?" tanya gadis di sampingnya.

"9j." jawab Taranka.

"Masa sih? aku dulu kelas 9d, kok kayaknya kita gak pernah ketemu?"

Taranka hanya tersenyum tipis. "kurang tau kalau itu."

"UDAH UDAH BICARANYA!"

"Jadi kalian disini akan kita bagi empat kelompok, kita baginya pake itungan aja ya, oke mulai."

"1."

"2."

"3."

MPLSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang