Hai
Assalamu'alaikum
Selamat membaca..
.
.
"Senyum mu itu seperti Kalsium, Neodium, dan Uranium, iya CaNdU."
_Akara Bumantara
.
Tabassumuka fi wajhi ahika shodaqo
(Senyum engkau dihadapan saudaramu adalah sedekah)
_HR. At-Tirmidzi
.
Meskipun bell sekolah sudah berbunyi sejak 20 menit yang lalu, tapi Ayra dan Syakila masih betah di kantin sekolah setelah berganti pakaian. Iya, mereka sengaja membawa gamis dan hijab dari rumah untuk mereka pakai saat pulang sekolah. Nanti, mereka berdua akan langsung menuju tempat kajian rutin yang tempatnya tidak jauh dari sekolah.
"Kila, dua hari lalu kita penasaran kan sama akun yang profil nya sama kayak profil si Danu. Nah, karna akun Instagram nya privat, gue follow lah." Ayra berucap serius sambil mengotak-atik ponselnya miliknya.
"Terus, di follow back ngga Ay?"
"Follow back, dong. Penasaran lah gue sama cewek dia, pas banget tuh cewek buat insta story. Nih fotonya." Ayra menunjukkan sebuah foto yang sempat ia screenshot dari akun tersebut.
Syakila menepuk dahinya sendiri. Ia pikir selera cowok itu adalah perempuan berhijab yang tidak mengumbar aurat, tapi dugaannya salah. "Gue pikir yang bagus-bagus banget. Anak ini dijadiin pelampiasan doang ngga sih?"
"Masih oke-an juga adek-adek sekretaris tingkat satu yang pernah dia sukai." Sambung Ayra lagi. Pasalnya Danu juga pernah mengatakan pada Ayra dan Syakila bahwa cowok itu menyukai adik tingkatnya yang ternyata sekretaris kelas.
"Maka itu, dijadiin pelampiasan doang ini mah."
Danu, tenyata cowok itu belum pulang sekolah dan masih berdiri di pintu kantin memperhatikan Ayra dan Syakila. Cowok itu sudah menebak kalau kedua temannya itu tengah membicarakan dirinya.
Demi lupain lo Ay, gue pikir itu cara yang harus gue ambil. Batin Danu, setelahnya cowok itu langsung berbalik badan dan pergi meninggalkan sekolah.
Ayra mengerutkan bibirnya. Ia pikir cara yang diambil Danu ini salah, kalau saja pacarnya tau apa tidak sakit hati? "Tapi kasihan loh Kil. Kita sama-sama cewek nih, kalau dijadiin pelampiasan kan pasti sakit ya, karna cowok itu ngga suka sama kita."
Syakila mengangguk setuju. Benar juga apa yang dikatakan Ayra, tapi kenapa Danu tidak berfikir seperti itu? "Lo tau cewek itu sekolah dimana, Ay?"
"I don't know. But, gue bakal cari tau sih Kil."
"Mau lo apain? Introgasi? Mau lo bilang kalau itu cewek cuma di manfaatin?"
Plak
Ayra memukul lengan Syakila cukup kuat membuat temannya itu mengaduh kesakitan. "Buat apa gue adu domba."
Syakila menyengir. Bisa saja kan Ayra khilaf dan malah membongkar fakta sebenarnya. "Ya mungkin aja lo punya dendam sama si Danu, terus lo mau hubungan mereka ending, selesai."
"Heh, mana boleh adu domba. Disebuah hadits juga dijelaskan, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: layab khulul jannata nammamun. Yang artinya, tidak akan masuk surga seseorang yang suka mengadu domba, Hadits Riwayat Muslim." Jelas Ayra.
Syakila terdiam, kalau Ayra sudah membacakan satu hadits ia langsung tidak bisa berkata-kata. Selain menghafal beberapa surah dalam Al-Qur'an, Ayra juga menghafal dua hadits setiap satu minggu.
KAMU SEDANG MEMBACA
GENIUS CIRCLE [SELESAI]
Romance. Bagaimana rasanya terjebak di sekolah dengan berbagai peraturan aneh yang selalu berubah-ubah di setiap tahun ajaran baru? Itu yang dirasakan oleh semua siswa SMA Bakti Bangsa. Selain terjebak di sekolah tersebut, sialnya sebuah Circle bernama "Th...
![GENIUS CIRCLE [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/358789725-64-k697037.jpg)