setelah matahari terbenam

20 1 0
                                        

Puisi:

sikaki tiga berdiri diantara keramaian

bagai anak kecil yang kehilangan ibu,hilanglah pula arah hidup

aku membuka dan menutup mataku 

hanya ada gelap dan hawa dingin yang kurasakan

keheningan yang kurasakan membuat isi kepalaku begitu ramai

siapa yang akan mendengar tangisku dimalam hari ?

dan beritahu aku warna dunia selain hitam!

aku membenci waktu yang terus berjalan

sedangkan aku masih ditempat yang sama

aku bagai kapal kecil tak bernahkoda ditengah badai ombak

menatap kehampaan yang ada didepan dengan penuh harapan

beritahu si buta yang kehilangan pendengarannya ini

bahwa indahnya senja saat terbenamnya matahari,

dan merdunya suara  ombak bergemuruh menabrak karang

bagai ilusi yang sulit dijelaskan padanya

















Diary KataTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang