Chapter 11

474 63 8
                                        

Pagi ini zee sedang memakan bubur di tempat langganan nya dulu pas masih bersama orang tua nya, dan sekarang ia sedang menunggu christy menjemputnya karna ia baru ingat tak membawa dompet

Tak lama setelah itu datang mobil putih yang asing menurut zee

"Masuk" ucap seseorang didalam mobil putih tersebut

"Kak shani" lirih zee

Zee enggan untuk masuk, ia masih terlalu takut untuk berdekatan dengan shani

" masuk sayang" ucap nya lagi saat melihat zee yang bengong

" gak, aku bisa pulang sendiri" ucap zee dan langsung lari menghindari shani

Shani yang melihat itu segera turun dan berlari mengejar zee, tak lupa ia meminta sang sopir untuk meminta bantuan bodyguardnya, yang berada di mobil lain

"ZEE STOP" teriak shani sambil terus mengejar zee

Zee terus berlari hingga ia tak sadar didepan nya sudah jalan buntu, zee melihat kebelakang terdapat shani dan beberapa bodyguard nya yang sudah dekat

"Hikss gamau" tangis zee langsung pecah saat ia tak menemukan celah untuk kabur

" kok kamu lari, padahal kakak cuma mau jemput kamu loh" ucap shani saat sudah didekat zee

"Sini sayang" ucap shani lagi

Zee tak bergeming ia masih terus menangis sambil mengelengkan kepalanya tanda tak mau

"Alzeera kakak masih sabar, kamu kesini sendiri atau perlu kakak paksa" ucap shani mencoba sabar

"Angel tolong zizi" ucap zee lirih namun masih bisa di dengar oleh shani

Shani yang melihat itu geram dan segera mendekati zee dan menggendongnya secara paksa

"Hikss gamau,zizi gamau" teriak zee di gendongan shani

***
Kini shani berada di apartemen milik nya, ia ingin mengurung zee malam ini hanya untuk dirinya sendiri

" maaf kalau harus egois lagi, gue juga mau maaf dari zee seperti zee maafin gracia" ucap nya datar sambil menatap zee yang pingsan

Ya zee pingsan karna shani menyuntikkan obat bius selama di perjalanan tadi

" saya sayang kamu Alzeera, tolong jangan tambah rasa benci kamu terhadap apa yang saya lakukan sebentar lagi"ucap nya dan kemudian pergi meninggalkan zee

***
Zee mengerjabkan matanya, tempat ini terasa asing baginya

" gue dimana?" Ucap zee ke dirinya sendiri

Setelah mengingat semua nya zee bangun dari tidur nya dan segera mencari hp nya untuk mengubungi christy

"Dimana sih" ucap nya putus asa

Klekkk

"Hey, kamu udah bangun sayang?" Tanya shani dengan senyum yang sangat manis, tapi menurut zee itu senyum jahat yang selalu shani berikan disaat menghukum zee dulu

"Kok kamu ga jawab pertanyaan kakak, kamu tau kan kakak gak suka di abaikan" ucap nya lagi sambil mendekat ke arah zee

"Hikss kakak, ze- zee mau pulang" ucap nya pelan dengan air mata yang sudah turun,dadanya berdegup kencang saat shani sudah berada di dekat nya ditambah dengan tangan nya yang sudah mengelus surai panjang zee

"Mau pulang?, disini dulu ya sama kakak, kakak kangen loh sama zizi" jawab shani sambil terus mengelus rambut zee

"Zizi kangen kakak gak?" Tanya shani

JOUSKA [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang