Chapter 12

303 58 1
                                        

Pagi ini shani dikejutkan dengan hilang nya zee dari apartemen nya, ia sudah mencari di semua ruangan bahkan di area apartemen tapi tak kunjung menemukan zee

Bahkan shani sudah mengerahkan seluruh bodyguard nya untuk mencari keberadaan zee

"Kamu dimana zee" ucap shani panik

"Gue harus pulang, barang kali zee udah dirumah" ucap nya lagi dan segera menuju mobil

Setelah sampai di mansion keluarga ruel shani segera masuk kedalam dan mencari zee

"ZEE" teriak shani

Penghuni rumah yang mendengar teriakan shani kaget bahkan Gracia, Chika dan christy yang sedang sarapan segera menghampiri shani

"Zee kenapa shan?" Tanya gracia panik

"Iya zee kenapa kak?" Tambah christy

"Zee mana? Apa zee udah pulang?" Tanya nya langsung

"Maksud kakak apa?" Tanya chika

"Kan zee semalam sama kakak, bahkan kakak sendiri yang bilang kalau zee mau nginap disana" lanjut nya

"Kakak apain zee sampai dia pergi?" Tanya christy sengit sambil berdiri dihadapan shani

"Maksud kamu apa?" Tanya shani

"Kamu nuduh aku apa apain zee?" Lanjut nya datar

"Aku gak nuduh, tapi aku tau zee dari dulu, dia bakalan pergi gitu aja kalau orang disisi nya bikin dia gak nyaman" jawab christy tak kalah datar

"ITU SAMA AJA KAMU NUDUH AKU ANGEL" teriak shani

"AKU GAK NUDUH" teriak angel juga

"UDAH STOP" teriak gracia

"kenapa kalian jadi berantem, ini sekarang gimana? Zee dimana?"tanya nya lagi

"Aku udah sebar semua bodyguard buat cariin zee" ucap shani sambil duduk disofa

"Ini ceritanya gimana, kok bisa zee tiba tiba hilang?" Tanya chika sambil duduk disebelah shani

Gracia langsung menuntun christy untuk duduk

"Aku gatau, tapi selesai makan malam aku sama zee langsung tidur, terus pagi pagi pas bangun zee udah gak ada?" Jelas shani sedikit berbohong

"Kalau sampai zee kenapa napa, itu berarti salah kakak" ucap christy datar dan langsung pergi

"ANGEL KAMU MAU KEMANA?" Teriak chika yang tak dapat jawaban dari christy

***
Sedangkan ditempat lain, zee sedang menangis di makam kedua orang tuanya

"Hiks, kenapa kalian gak ajak aku pergi dari sini, aku capek, meraka jahat" ucap nya

"Aku nakal ya, mangkanya kalian ninggalin aku" lanjut nya

Lelah menangis zee tertidur di makam orang tuanya

Flashback

"Hikss ibu" tangis zee lirih

"Tidur zee" ucap shani datar

Zee yang mendengar ucapan shani berusaha menghentikan tangis nya, bahkan ia sebisa mungkin untuk memejamkan mata

"Maafkan saya zee" ucap shani dalam hati dan beranjak dari kasur

Zee membuka matanya mendengar shani keluar, ia belum bisa tidur

"Hikss jahat" ucap zee melihat pintu yang tertutup

Setelah lelah menangis zee tertidur, tapi saat jam menunjukkan  pukul dua dini hari ia terbangun, dan melihat shani tidur di sebelah nya, dengan hati hati ia beranjak dari kasur, dan segera pergi keluar kamar

"Pokoknya gue harus kabur, kali ini gue gak boleh sampai balik lagi di keluarga Ruel" ucap nya penuh semangat, walaupun jalan nya tertatih efek hukuman shani semalam

Setelah berhasil keluar dari apartemen shani, zee segera menuju makam kedua orang tuanya, dengan kepintaran nya dalam mengingat jalan, akhir nya ia sampai di makam kedua orang tuanya

Flashback off

Zee bangun dari tidur nya, sekarang ia bingung harus kemana

"Kalau gue kerumah ayah ibu, mereka bakalan nemuin gue secepatnya, tapi kalau gak kesana gue harus kemana?" Ucap nya bingung

Zee merogoh sesuatu dikantong celana nya, dan ia melihat beberapa lembar uang merah disaku nya hasil ambil diam diam dari dompot shani sebelum kabur tadi

" apa gue ke kampung ayah aja ya, kayaknya uang segini cukup buat biaya transportasi kesana" ucap nya lagi

Setelah berpikir lama, zee memutuskan untuk pergi ninggalin kota dan berpindah ke kampung halaman sang ayah

Kali ini zee sudah berada di bis untuk menuju kampung halaman sang ayah, selama diperjalan ia tak sabar bertemu paman dan bibi nya, mereka kakak dari sang ayah walaupun mereka udah tau kalau dia hanya anak angkat, tapi mereka menyayangi nya dengan tulus

"Gapapa, nanti gue bisa cari kerja disana atau enggak gue bantu paman disawah" ucap zee lirih

***

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya zee sudah sampai di rumah paman dan bibi nya, ia menatap rumah sederhana itu, tak ada yang berubah tetap sama saat ia pertama kali kesini bareng ayah dan ibunya

"Permisi"ucap nya ragu sambil menghampiri seseorang yang sedang duduk diteras rumah

"Loh, iki sopo toh? "Ucap pria paruh baya (ini sapa ya)

"Buk ne, iki loh delok en onok cah ayu" teriak nya lagi (ibuk, lihat ada anak cantik ini)

Wanita paruh baya yang sedang ada didalam segera keluar mendengar teriakan tersebut

"Bibi" ucap zee lirih dengam mata berkaca kaca

"Loh pak, iki mah zeera anak e arman" ucap bibi sambil memeluk zee (loh pak, ini mah zeera anak nya arman)

"Loh loh, zeera wes gede kamu nduk" ucap paman sambil memeluk zee juga (loh loh, zeera udah besar kamu nak)

Setelah pelukan nya lepas, zee menatap mereka dengan pandangan mata yang berkaca kaca

"Maafin zeera paman, karna zeera paman harus kehilangan ayah" ucap zee pelan

"Husttt, wes dak popo iku juga udah takdir, seng penting saiki paman bisa lihat kamu lagi" ucap nya sambil mengelus bahu sang ponakan (husttt, udah gapapa itu juga udah takdir, yang penting sekarang paman bisa lihat kamu lagi)

" kamu sehat nduk?" Tanya bibi (kamu sehat nak?)

"Zeera sehat, bibi sama paman gimana?" Tanya nya

"Kita juga sehat, wes saiki zeera melbu sek istirahat, pasti capek kan teko perjalanan jauh" ajak bibi sambil menuntun zee masuk kedalam rumah (kita juga sehat, udah sekarang zeera masuk dulu istirahat, pasti capek kan dari perjalanan jauh)

" Sekarang zeera istirahat sek, nantik kalau udah waktunya makan malam bibi bangunin" ucap bibi setelah mengantar zeera dikamar

"Makasih ya bi, maaf kalau zeera ngerepotin" jawab zee

"Ngomong opo to cah iki, bibi dak pernah ngerasa direpotin" jawab nya sambil mencolek hidung zeera ( ngomong apa anak ini, bibi gak pernah merasa direpotin)

***
"Gimana?" Tanya nya datar

"Kita udah cari keseluruh wilayah tapi kita tidak menemukan tanda tanda ada nya nona zee, non" jawab bodyguard

Buggghhh

"Bodoh" ucap christy setelah memukul salah satu bodyguard nya

" cari lagi sampai kalian menemukan zee, kalau bisa kerahkan semua anggota kalian buat cari zee, dan saya mau malam ini kalian harus udah bisa nemuin zee" ucap nya lagi

"Baik nona" jawab bodyguard dan segera pergi dari hadapan christy

"Kamu dimana sih zee, jangan bikin aku khawatir" ucap christy cemas

                      
                                       Tbc...

Haii readers...
Udah lama nih gak up, pada kangen gak?
Maklum lagi siapin keperluan buat acara nikahan kembaran author nih, mohon doa restunya ya gaiss!!!

JOUSKA [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang