Welcome....
.
.
.
.
.Skip mereka pun sampai rumah
Sesampainya rumah ferel langsung memarkirkan motornya dan masuk ke dalam rumah, namun sifa merasa takut karena walaupun mereka sodara namun tidak pernah bertemu dengan orang tua ferel dan terakhir mereka ketemu pas saat kakeknya meninggal dan sejak saat itu sifa sudah lupa dengan orang tua ferel.
Yang sifa tau kalau orang tua ferel siring berantem dan dalam bayangan sifa orang tua ferel pasti judes dan sering marah-marah.
Melihat sifa yang masih merasa takut ferel pun menenangkannya, ferel berfikir kalau sifa masih trauma dengan kejadian tadi.
"kamu kenapa sif" Tanya ferel
"aku takut kak, sama mama papa kakak" jawab sifa
Ferel yang mendengarkan itu pun malah ketawa dan pikirannya barusan ternyata salah
"haha, udah ngak papa mereka ngak gigit kok" ucap ferel sambil ketawa
Ferel membuka pintu dan masuk di ikuti oleh sifa yang mengekor di belakangnya
"Assalammuaalaikum" ucap ferel sambil memasuki rumah
"waalaikumsalam" ucap wanita yang sedang asik nonto tv
"eh anak mama udah pulang" ucap mama anin ynag beranjak dari duduknya dan menghampiri ferel
Mereka pun menyalami mama anin
"eh ini siapa, lucu amat" Tanya mama anin
"ini keponakan mama anaknya om handoko sama tante siska" jawab ferel
Anin pun terkejut karena mengetahui ini adalah anak dari sodaranya yang sudah meningal itu
"halo tante aku sifa" ucap sifa sambil menundukan kepalanya karena takut
Kemudian tanpa ragu mama anin pun langsung memeluk anak tersebut
"Ya Allah sayang, tante kangen kamu, maafin tante ya selama ini sebenarnya pengen ketemu kamu tapi karena tate sibuk jadi gak ada waktu buat nemuin kamu" ucap mama anin sambil memeluk sifa
Sifa pun kaget ternyata orang tua ferel sangat baik dan terlihat menyayangi dia berbeda dengan cerita ferel
"iya tante ngak papa kok" ucap sifa sambil membalas pelukannya
"kamu kok bisa bareng kak ferel" Tanya mama anin
Mereka pun menjelaskan kejadian tadi
"tapi kalian ngak papa kan" tanya mama anin
"ngak papa kok ma" ucap ferel
"iya tan ngak papa kok, untung saja tadi ada kak ferel, kalau engak mungkin entah apa yang terjadi sama sifa" ucap sifa
"Ya udah yang penting kalian ngak papa, ya udah sekarang kalian mandi habis itu makan tadi mama udah masak" ucap mama anin
"kamu kenapa ngak ajak sifa kesini dari dulu sih rel" Tanya mama anin
"sifanya kalau di ajak kesini pasti ngak mau ada aja alasanya, katanya takut sama mama ama papa" jawab ferel sambil sedikit meledek dan tertawa
"Ya ampun sayang kita ngak gigit kok kenapa mesti takut" ucap mama anin sambil mengelus kepala sifa
"ya udah pokoknya mulai dari sekarang kamu harus tinggal di sini, ini wasiat terakhir dari mama papa kamu untuk tante, jadi kamu ngak boleh nolak dan mulai dari sekarang kamu menjadi bagian dari keluarga jayawardana dan kamu mangil tante mama dan mangil om dey papa, oke sayang" ucap anin serius

KAMU SEDANG MEMBACA
PENYEMPURNA HIDUP (FreFio)
RomansaMenceritakan seorang remaja yang kurang kasih sayang dan berakhir dijalanan namun tidak menjadi berandalan, namun berjalannya waktu kehidupannya mulai membaik tpi malah hilang lagi kebahagiaannya dan dia pun kembali hancur, namun ada penyelamat data...