Two (2)

875 48 0
                                        

Spesial ultahnya Jeno guys jadi aku update~~~

Part sebelumnya:

"Kau mengucapkan kau sangat suka jelly dan sepertinya kau lagi senang" Ucap Jaemin.

"WOAH KAU BENAR BENAR BISA, aku senang bisa berteman denganmu Jaemin" Jawab Jeno dengan perasaan kagum terhadap sang Roommate.

"Apa kekuatanmu Jeno?" Tanya Jaemin.

Part 2

"Sejujurnya aku bisa menjadi invisible atau tak terlihat dan ada 1 kekuatan lagi tapi aku tak bisa memberitahumu" Jawab Jeno sedih.

"Hm tak apa, coba jadikan dirimu tak terlihat" Ucap Jaemin.

"Baiklah" Jeno pun seketika langsung menghilang dari hadapan Jaemin dalam sekejap. Jaemin yg melihatnya pun seketika mengalihkan pandangannya dari sisi yg ini hingga ke sisi yg lain. Jaemin merasakan bajunya seperti di tarik dan seketika Jeno langsung muncul di hadapannya sambil memegang kerah bajunya.

Jarak mereka begitu dekat~.

"Eum maaf Jaemin" Ucap Jeno langsung memundurkan dirinya tapi Jaemin malah menahan pinggang Jeno, jadi posisinya Jeno di atas paha Jaemin dan tangan Jaemin memegang pinggang Jeno ya begitu pokoknya.

"Jaemm?" Ucap Jeno merasakan hembusan nafas Jaemin di lehernya. Jaemin semakin mengendus gendus leher Jeno layaknya anjing yg sedang mengendus ngendus makanannya.

"Eughh Jaemmhh" Desah Jeno saat Jaemin dengan sengaja menggigit lehernya hingga meninggalkan bekas disana. Jeno pun berusaha sekuat tenaga untuk mendorong Jaemin tapi tenaga dia tak sekuat Jaemin yg memeluknya dengan sangat erat.

Jaemin yg tiba tiba sadar atas perbuatannya langsung menurunkan tubuh Jeno yg semula berada di atas pahanya sekarang sedang duduk di lantai.Tak lupa ia juga mengucapkan kata maaf dengan berkali kali takut membuat Jenonya menjadi risih sekaligus membencinya.

"Jeno maafkan aku, aku tak sengaja sungguh Jeno" Ucap Jaemin yg sangat merasa bersalah atas apa yg ia lakukan tadi.

"Ya aku juga minta maaf aku yg membuatmu menjadi seperti itu" Jawab Jeno.

"Ini salahku yg kelepasan tadi, aku benar benar minta maaf ya Jeno" Ucap Jaemin meminta maaf lagi.

"Iya Jaem tak apa" Jawab Jeno lalu setelahnya ia pun beranjak dari duduknya dan pergi menuju kamar mandi.

*****

Ke'esokkan harinya Jeno sudah bersiap siap dengan seragam kampusnya lebih tepatnya almamater yg bewarna biru dan Jaemin menggunakan almamater bewarna merah. Mereka juga telah sarapan tadi dan sekarang mereka hanya sedang menunggu jemputan untuk pergi ke kampus mereka.

Sesampainya di depan kampus mereka pun langsung bergegas masuk kedalam gedung fakultasnya masing masing karena gedung mereka berbeda tempat.Gedung fakultas Jeno atau fakultas 1 berada di paling depan sementara gedung fakultas Jaemin atau fakultas 3 berada di di barisan ketiga dan seterusnya.

Jeno duduk di sebelah Heeseung sementara Mark duduk bersama Yeonjun.
Disepanjang pembelajaran kali ini Jeno benar benar memahami setiap sang guru berbicara dan menerangkan.

Saatnya mereka menunjukkan kekuatan elemen mereka yaitu petir, satu per satu siswa dan siswi disana disuruh untuk pergi kelapangan untuk menguji kekuatan elemen petirnya.

Di lapangan juga banyak anak anak dari jurusan lain seperti Air,Udara,Angin dan lain lain. Jeno yg berada di absen tengah tengahan hanya santai menunggu dirinya di panggil oleh sang dosen.

Saat sang dosen menyebutkan nama Lee Jeno, Jeno pun langsung berdiri dan berjalan kearah lapangan dan berdiri di tengah tengah lapangan. Jeno mengangkat tangan kanannya lalu membuat gestur tangan angka 1 dan mengarahkannya ke awan dan seketika terdengar suara petir yg membuat seluruh orang disana terkejut. Setelah itu Jeno pun disuruh kembali ke tempatnya oleh sang dosen dan di nyatakan lulus dalam tes awal ini.

Magical Universe || JaemJen ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang