BAB 14

424 44 4
                                        

para member penginapan segera kerumah sakit setelah mendengar kabar bahwa ayahnya hema meninggal serta kesehatan hema yang kembali drop.

Acara pemakaman tampak ramai,dengan semua orang memakai baju hitam yang menandakan turut berkabung.

Hanya jema yang saat ini berada dirumah sakit,dia menemani hema karna takut jika hema ditinggalkan sendiri.

Kondisi yang drop bahkan sampai saat ini belum juga bangun,membuat hema tidak dapat melihat acara pemakaman papanya,sedangkan saga dan mingyu memakai kacamata hitam guna menutupi mata yang bengkak karna terlalu lama menangis.

Drtt.......

Drttt......

"Halo jem kenapa,hema baik-baik aja kan?tanya jenar dengan panik.

"Kesini sekarang,kasih tau abang juga,hema tadi sempet kejang dan sekarang lagi ditanganin dokter"

Setelah diberitahu jenar jika kondisi hema memburuk mereka segera meninggalkan pemakaman dengan segera.

Diperjalanan mingyu tak berhenti menangis karna takut hema kenapa-napa,baginya cukup orang tuanya saja,hema tidak boleh pergi juga.

Saga terusan memohon agar hema selamat.

"Pa,Ma,kali ini aja saga mohon jangan bawa hema,saga bisa kok jaga hema,saga janji bakal jaga hema dengan taruhan nyawa saga sendiri."ucap saga dalam hati

Para member segara berlari keruang UGD tanpa memperdulikan orang yang mereka tabrak.

Jem......

Gimana kondisi hema........

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 02, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

PenginapanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang