22. Second attack

5.1K 279 12
                                    

Budayakan vote sebelum membaca ya :)

...


Bersamaan dengan itu, bunyi ponsel dari dalam sakunya pun menggema sedikit mengagetkannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bersamaan dengan itu, bunyi ponsel dari dalam sakunya pun menggema sedikit mengagetkannya.

Esa merogoh benda berbunyi itu dari dalam saku jeans belelnya. Lalu, ia segera menggeser tanda hijau di layar ketika nama gadisnya muncul memanggil.

"Ya, Sayang?" sapa Esa langsung

"Kamu di mana, Sa?"

"Aku di koridor, kamu masih di kantin kan sama Viona?"

"Iya, aku masih di kantin nih. Tapi, Vio bentar lagi mau pulang. Katanya, dia mau beresin kosannya. Mamanya mau datang berkunjung," ujar Tria memberitahu

"Oh gitu? Ya udah, aku ke sana deh. Sebelum aku nyampe kantin, jangan izinin Viona pergi dulu, ya! Awas kalo sampe dia ninggalin kamu sebelum aku datang,"

Esa yakin, setelah mendengar kalimatnya barusan Tria pasti sedang memutar bola matanya di tempatnya sana. Tapi, Esa tidak peduli. Yang jelas, Esa tidak mau kalau sampai Tria ditinggal sendirian tanpa pengawasan orang terdekatnya. Jauh di lubuk hatinya, Esa masih khawatir mengenai keselamatan Tria sejak kejadian tempo hari.

***

02.06

Gillss, selamatkan Tria sebelum semuanya terlambat😭😭😭😭

Betewe, bonus pict sicantik Tria nih

Dihapus sebagian, untuk kepentingan penerbitan ^_^

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dihapus sebagian, untuk kepentingan penerbitan ^_^

This Love (SUDAH TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang