Ini tentang Quensha Lovinitria, seorang gadis yang baru memasuki masa kuliah namun harus terpaksa menghadapi berbagai kenyataan.
Seperti, satu atap dengan ketua senat super resek dan pemaksa misalnya.
Dimiliki secara paksa oleh Mahesa Gesa Geraldo...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
**❤❤**
Hari itu, Esa begitu betah bergelung di atas ranjang. Hari terakhir cuti kerja, lelaki itu ingin memuaskan diri bermalas-malasan di dalam rumah katanya.
Sementara sang suami sibuk memanjakan diri di kamar, Tria justru sedang asyik sendiri berkutat di dapur. Dia sedang memasak sup kesukaan suaminya sebagai salah satu menu makan siang nanti.
Setelah tiga hari menikah, nampaknya Tria sudah sangat lihai mengurus suami. Dimulai dari membuatkan menu untuk sarapan, makan siang dan makan malam. Menyiapkan pakaian yang akan dikenakan pasca mandi. Terutama melayani sang suami ketika malam tiba. Mengingat soal itu, Tria suka merasa malu sendiri.
Wajah gadis itu sempat dibuat merah padam oleh kelakukan Esa. Ketika lelaki lain yang baru saja menjadi pengantin baru masih malu-malu untuk bertelanjang bulat di depan pasangannya, Esa justru melakukan sebaliknya. Dengan wajah cengengesannya, lelaki itu melucuti semua pakaiannya tanpa harus repot ke kamar mandi. Membuat Tria harus berteriak kencang saat itu juga. Beruntung kedua orangtua Esa berinisiatif untuk menyingkir dulu dari rumah dan mengungsi ke rumah tantenya Esa sejak pengantin baru itu tiba di kediaman Geraldo. Jadi, Tria tidak akan membuat Netha atau Gaga berlari panik memasuki kamarnya karena mendengar teriakan heboh yang Tria layangkan akibat ulah suami konyolnya itu.
Ia bahkan masih ingat, betapa gugupnya ketika Esa mulai meminta haknya sebagai seorang suami terhadap istri. Malam pertama yang begitu campur aduk, mengharuskan Tria menahan rasa malu karena belum biasa menunjukkan seluruh tubuh tanpa terhalangi pakaian di depan mata pria. Walaupun pria yang dimaksud adalah suami sahnya, tapi kan tetap saja Tria malu. Apalagi ketika Esa terus bertindak vulgar, Tria jadi ingat masa-masa dirinya dipaksa menjadi pacar Esa. Rupanya, lelakinya itu memang mesum akut. Secara teori maupun praktik, Esa patut dijuluki sebagai pasangan paling mesum diseantero dunia.
Lamunan Tria buyar, sup yang dimasaknya sudah mendidih. Dengan sigap, Tria mematikan kompornya setelah sempat mencicipi dulu rasa kuahnya. Sambil melepas celemek di tubuhnya, Tria pun bergegas untuk menghidangkan semua masakan yang ia buat ke atas meja makan.
Sesudah semua tersaji rapi, Tria memutuskan untuk membangunkan suaminya yang ia rasa masih berada di atas ranjang kamarnya sejak ia keluar tadi.
"Sayang, bangun yuk! Kita makan siang dulu," seru Tria setibanya di depan kamar
Tangannya lantas menjulur menyentuh knop pintu, mendorong kayu jati itu ke arah dalam dan mendapati tubuh jangkung suaminya yang tengah tengkurap tak beraturan di atas kasur bersprai putih kusut sana.
"Ya allah, dia itu tidur apa koma... Kuat banget gak bangun-bangun," gerutu Tria menggeleng kepala.
Mengayunkan langkah, wanita itu lalu menghampiri suaminya yang langsung dibangunkan dengan cara menggoyangkan sisi tubuhnya dengan kedua tangan.