Pagi ini Kairi tidak menelfon skylar, bukan tanpa alasan tetapi pai menawarkan diri untuk mengantarnya. Skylar datang ke apartment kairi dan melihat sekitar, dia tak melihat keberadaan kairi yang biasa setia menunggu nya walaupun dia telat. 'it's too late' pikir skylar, skylar menghela nafasnya dan melajukan motornya ke sekolah.
Pai mengelus surai kairi lembut sebelum kairi keluar dari mobilnya, "semangat belajarnya ya cantik." Ujar pai dan kairi mengangguk, "makasih ya mas" ucap kairi, dia melepaskan seatbelt nya dan keluar. Orang orang disekitar kairi merasa heran karena ini pertama kalinya kairi diantar dengan mobil.
Kairi menutup pintu mobil milik pai dan berjalan masuk ke sekolahnya. Sanz mendekatinya dan menyenggol badan kairi, "ciee, ganti cowok lu?" Tanya sanz, "kagak elah, itu temen gw" jawab kairi dan sanz tetap saja menggodanya sampai mereka memasuki kelas. Saat kairi sedang menaruh tas nya tiba tiba ada skylar yang memasuki kelas itu.
"Ngapain kesini?" Tanya kairi saat skylar sudah berada didekatnya, skylar memeluk tubuh kairi dengan erat dari belakang dan kairi hanya dia tidak berkutik. "Kenapa?" Tanya kairi lagi dengan suara kecil, suara kairi terdengar serak, mungkin dia sedang menahan air matanya untuk jatuh. "Aku mau minta maaf, pas istirahat ke taman belakang ya?" Skylar melepaskan pelukannya itu, Kairi memandangi punggung skylar yang menjauh, sebenarnya ia tak ingin skylar melepaskan pelukannya tetapi dia juga tak berani menahan skylar yang sedang menjauh.
"Mau gw temenin ga nanti?" Tanya sanz dan kairi langsung menggeleng. "Gw sendiri aja gapapa." Jawab kairi, bel berdering dan kairi langsung duduk ditempatnya begitu juga dengan murid yaang lain. Guru memasuki kelas dan mengajar, tak terasa waktu berjalan begitu cepat dan sudah waktunya istirahat. Kairi merapihkan barang barangnya sebelum keluar kelas, saat keluar dia berpas-pasan dengan skylar.
"Oh.. mau jalan bareng?" Tanya skylar sambil mengulurkan tangannya, kairi terdiam sejenak dan mengangguk, ia menggapai tangan skylar dan menggenggamnya. "Mau ngomongin apa?" Tanya kairi saat mereka sedang berjalan menuju taman belakang sekolah, "Nanti aku kasih taunya pas di taman." Jawab skylar, sepanjang perjalanan menuju taman mereka hanya diam dan tak ada yang membuka suara.
Sesampainya ditaman, kairi langsung melepaskan genggaman tangan mereka. "Aku mau ngomong sesuatu." Ujar skylar, kairi menganggukkan kepalanya dan melihat kearah kairi. "Aku tau aku salah, dan aku mau minta maaf. Aku sama irrad selama ini cuma temen tapi yang aku lakuin itu salah, aku nyakitin perasaan kamu bahkan sampe bikin rumor kalo aku sama kamu itu udah putus. Kalo memang kamu mau putus aku bisa ngertiin kamu tapi aku mau minta kesempatan kedua, aku janji ga akan ngulangin semua kesalahan aku lagi."
Mendengar penjelasan skylar, kairi terdiam, sebenarnya dia tak ingin mengulang kesalahan yang sama, tetapi melihat skylar yang benar-benar tulus di hadapannya membuat kairi tak tega lagi pula kairi juga masih ingin bersama skylar. Kairi menganggukkan kepalanya "Aku bakal kasih kamu satu kesempatan lagi, tapi kalo kamu ngulang kesalahan itu lagi, aku ga akan ngasih kamu kesempatan lagi."
"Aku janji bakal jadi lebih baik." Ujar skylar, dia memeluk erat tubuh kairi dan dibalas juga oleh kairi dengan pelukan, skylar melihat kearah nya dan mengecup bibir kairi sekilas. "Makasih sayang"
