30. Welcome, Tarim Hadramaut

10 2 5
                                        

Halo semuanya..
WELCOME TO MY STORY

"Hanya Allah yang mampu menebak hati seseorang"

"....."

✨Happy Reading✨

*******

Minggu demi minggu telah terlewati, ijazah rafesya pun kini sudah keluar. Dan kabar baiknya lagi ia diterima di universitas impian nya yaitu di 'UNIVERSITAS AL-AHGAFF' di kota tarim.

Selang beberapa minggu rafesya lulus dari sekolah menengah atas bundanya kemudian mendaftarkan nya ke universitas impian anaknya melalui teman lamanya. Hal itu membuat sang anak merasa sangat bahagia.

Banyak orang lalu lalang di bandara kini keluarga fesya sedang berada di sana untuk mengantarkan putra dan putrinya. Zayyan akan kembali ke London karena disanalah ia tinggal sekarang bersama istrinya, dan Rafesya yang akan melanjutkan kuliahnya di kota Tarim Hadramaut.

"Nanti kalo fesya kangen bunda sama ayah gimana" ucapnya yang kini ingin menangis.

"In syaa allah dua bulan sekali ayah sama bunda jenguk kamu" ayahnya berujar

"Semangat ya adeknya abang belajar nya, kalo udah jadi sarjana jangan lupa balik" kata semangat yang dilontarkan abangnya

"Kalo ada apa-apa kamu bisa curhat lewat handphone sama kakak ya" kini kaka iparnya yang berbicara

"Makasih abang, kak fiya" kini mereka bertiga sedang berpelukan

Tiba-tiba fesya ingin buang air kecil pada saat berpelukan ia pun segera melepas pelukannya dan meminta ijin untuk ke toilet sebentar.

Setelah selesai di toilet ia pun segera kembali ke keluarganya, namun...

Bruk..

Fesya menabrak seseorang yang tengah berlari terburu-buru. Yang ditabrak fesya adalah seorang pria yang kini mengambil paspor nya yang terjatuh.

"Maaf kak saya nggak sengaja"

"Maaf mbak saya nggak sengaja"

Ucapan mereka keluar secara bersamaan. Mereka pun saling pandang dan fesya seperti tak asing dengan pria di depannya.

"Azzam"

"Fesya"

Mereka lagi-lagi berbicara bersamaan.

"Lo apa kabar?" Azzam melanjutkan ucapannya

"Alhamdulillah baik, lo sendiri?" tanya balik fesya

"Alhamdulillah gue baik juga, by the way lo ngapain di bandara?"

"Gue mau lanjut kuliah di tarim" jawabnya

Mata Azzam melotot sempurna karena terkejut dengan perkataan fesya "beneran? Gue juga sebenernya mau ke yaman juga mau anter adek gue kuliah di sana juga" ujarnya

"Wah bisa nih jadi temen gue disana, nama adek lo siapa?"

"Amora Slavia" ucapnya singkat

"Kalo gitu gue duluan ya, adek gue nungguin, semoga lo bisa berteman baik sama dia" ucap Azzam sebelum pergi

"Iyaa"

*******

Setelah berbincang dengan teman lamanya ia pun kembali kepada keluarganya. Disana terlihat abangnya dan kakak iparnya sudah bersiap berpamitan pada ayah dan bunda.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 02, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Senja Kelabu Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang