20. Pamit

1.9K 81 5
                                        

Setelah sebulan Rony di Jakarta , Rony sama sekali tidak ada berkomunikasi dengan Salma. Begitu juga dengan Salma , Salma menghindar jika berpapasan dengan Rony. Kini mereka benar-benar menjadi dua orang asing seperti tidak pernah kenal. Rony berusaha untuk mengajak Salma ngobrol tetapi Salma mencuekkannya lalu pergi tanpa kata. Semua sosmed Rony juga sudah di blokir dengan Salma. Salma benar-benar tidak mau lagi berkomunikasi dengan Rony

"Sal , lo gak mau ngobrol sebentar sama Rony?" Tanya Nabila

"Gak" Jawabnya singkat

"Lo yakin Sal? Lo berdua sekarang jadi asing banget gue liat , lo gak kasian sama Rony?" Tanya Syarla

"Guys! Kalian kan yang bilang sama gue dulu jangan terlalu berharap sama Rony , jangan halu jadi pacar dia tapi kenapa sekarang kalian jadi mau gue sama dia?" Tanya Salma heran dengan teman-temannya

"Ya karna dulu kita tau kalau Rony itu suka sama Elea dan dia hanya ngegantung hubungan kalian" Ucap Novia

"Iya Sal , ada yang pengen dijelasin sama Rony" Sela Nabila

"Nab , dulu lo orang yang selalu anti kalau gue ngomong soal Rony. Kata gue halu lah , bego lah sekarang? Lo yang sok kasian sama dia lah apalah aneh lu semua" Salma pun naik ke kamarnya. Nabila , Syarla dan Novia memandang satu sama lain

"Gimana nih?" Tanya Syarla

"Kita kasih tau aja sama mereka kalau kita gagal bujuk Salma" Jawab Novia

"Yaudah gue telfon Paul dulu" Ucap Nabila. Nabila pun mengeluarkan ponselnya lalu menekan nomer Paul

🥀🥀

"Gimana?" Tanya Rony

"Salma gak mau" Raut wajah Rony berubah

"Nabila , Syarla , Novia udah bujuk dia. Tapi dia tetap gak mau"

"Yaudah lah mungkin dia emang udah gak mau ketemu gue"

"Gue yakin dia itu sebenarnya masih suka sama lo , dia juga pasti gak bisa lupain lo"

Malamnya , Salma diajak keluar dengan Bian karna Bian ingin membuat suprise ke Salma. Bian mengajak Salma di sebuah Kafe , Bian menutup mata Salma dan mengajaknya ke meja yang sudah di siapnkannya

"Ini kemana sih Bi?" Tanya Salma

"Bentar" Sampai di meja yang sudah disiapkan oleh Bian

"Okeh aku hitung sampe 3 kamu buka mata ya"

"1.. 2.. 3.." Salma membuka matanya. Salma melihat meja makan yang sudah ada beberapa makanan di pesan oleh Bian dan hiasan di sekelilinya. Bian pun menghadap ke arah Salma dan memengang tangan Salma

"Sal , tujuan aku buat ini semua dan bawa kamu ke sini itu karna aku mau jujur sama kamu dan nyatain perasaan aku ke kamu" Salma menatap bingung

"Sebenarnya , waktu pertama kali aku ketemu sama kamu itu biasa aja. Semenjak kita keluar bareng , jalan bareng rasa itu tumbuh dengan sendirinya. Aku suka sama kamu , kamu mau kan jadi pacar aku?" Tanya Bian

Tanpa mereka sadar , ada Rony dari kejauhan melihat mereka berdua dan Bian yang menembak Salma. Rony tidak snaggup melihatnya lalu pergi meninggalkan Kafe itu

Salma bingung ingin menjawabnya bagaimana "erm Bi , kamu tau kan kita ini.."

"Iya aku tau kita ini sepupu , tapi aku punya rasa sama kamu Sal gak boleh?"

Halu Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang