~Empat~ ( PENDEKATAN DIMULAI )

1K 105 12
                                    

Happy Reading



Setelah acara mengobrol santai tadi Dikta/Rajesh memutuskan untuk pergi ke kamarnya yang berada di lantai 3.

Memang, Mansion Adiwara itu memiliki 5 lantai, dilantai pertama terdapat ruang tamu, kamar tamu, kamar mandi tamu, tangga dan life, lalu ruang tengah, ruang makan dan dapur.

Dilantai 2 mansion itu terdapat beberapa kamar untuk keluarga besarnya jika menginap disana.

Dilantai 3 mansion itu terdapat kamar Rajesh dan anak anaknya, dan ruang kerja Rajesh dan si sulung.

Dilantai 4 mansion itu terdapat perpustakaan, ruang santai, ruang gym, ruang game, ruang galeri yang menyimpan foto dan barang barang kesayangan seluruh anggota keluarga, dan balkon utama yang menghadap langsung ke arah halaman depan.

Dan dilantai 5 terdapat rooftop yang begitu luas dan pastinya dapat melihat seluruh penjuru sekitar mansion dari atas.

Sedangkan dihalaman depan terdapat gerbang yang menjulang tinggi serta taman kecil dan sebuah air mancur terletak ditengah tengah halaman.

Disamping kanan terdapat garasi dimana beberapa mobil dan motor terparkir dengan rapih.

Disamping kiri terdapat halaman yang ditumbuhi banyak sekali bunga, bunga bunga itu terlihat terawat dan indah.

Dihalaman belakang terdapat kolam renang yang luas dan sebuah gazebo disamping kolam itu, selain kolam dan gazebo dihalaman belakang terdapat 2 bangunan 3 lantai yang ditinggali maid dan bodyguard.

Diantara 2 bangunan itu terdapat gerbang belakang mansion.

Mansion itu juga dikelilingi oleh pagar dinding yang kuat dan cukup tinggi.

Back to topic

Saat memasuki kamar Dikta berdecak kagum sungguh ia tak menyangka kamar ini akan menjadi tempat istirahatnya.

Setelah puas mengagumi betapa mewah kamar itu ia segera pergi menuju kamar mandi yang berada disana dan lagi lagi ia dibuat kagum dengan kemewahan itu, ia pun segera membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan kaos hitam pendek dan celana hitam panjang.

Ia mulai merebahkan dirinya ke tempat tidur yang empuk itu sampai terbawa ke alam mimpi.


Jam menunjukkan pukul 18:15

Di sebuah kamar mewah terdapat seorang pria tampan yang sedang tertidur pulas.

Perlahan mata itu terbuka dan mulai menerjap pelan sembari mengumpulkan nyawa.

Ughh..

"Sebentar lagi waktunya makan malam kan? Kalau begitu aku harus bersiap, ah ya!!bagaimana jika aku memasakkan makanan untuk mereka supaya aku bisa semakin dekat dengan mereka?! Hey Dikta kau sangat pintar ternyata!!" ucapan yang terdengar dari mulut pria itu cukup antusias.

Mungkin kita bisa mulai memanggilnya Rajesh, karna walaupun jiwanya di isi oleh jiwa remaja milik Dikta tapi tubuh itu adalah pria dewasa milik Rajesh.

Dan sepertinya Dikta harus menghilangkan rasa malas berolahraga, agar tidak menghilangkan tubuh indah Rajesh terutama bagian perutnya.

Rajesh pun segera pergi ke kamar mandi, untuk membersihkan diri.

Setelah semua selesai, dan Rajesh juga sudah mengganti pakaian dengan kaos pendek putih dan celana pendek putih ia pun segera menuju pintu.

Sebelum keluar kamar Rajesh menyemangati dirinya, walaupun tadi sudah mengobrol santai dengan semua anaknya, entah kenapa ia masih merasa canggung dan sedikit gugup saat melihat tatapan anak pertamanya.

Maklum, jika diteliti putra sulung Rajesh jauh lebih tua dibanding dengan jiwa Dikta yang masih remaja.

Rajesh pun keluar dari kamar dan berjalan menuju life.


~Diruang makan

Ruang makan itu sedikit ramai karena perdebatan antara Nathan dan Azziel.

"KAK!! kakak seharusnya mengalah dengan Ziel tau!!" ucap Ziel sembari mencebikkan bibir nya.

"Gakk yaa!! Orang kakak dulu yang duduk disini!!" balas Nathan,

"Abang Al, liat kak Niel" adu Azziel kepada si sulung yang sendari tadi dia menatap malas perdebatan unfaedah itu.

"Huff.. Sudahlah Niel mengalah saja, jangan sampai ia menangis" ucap Kalingga yang mulai jengah.

"Nggakk!! Pokoknya Niel mau disini, Niel hanya ingin duduk dekat papa abanggg.." mendengar rengekan adiknya Kalingga justru memasang wajah sinis,

"Dihh, lucu lo begitu?! "

"Iss.. Ab- " ucapan Nathan terpotong karena kedatangan seseorang, sedangkan Azziel tersenyum lebar dan berlari kecil kearah orang itu.

~TBC~

Haii..
Gimana harinya?? Semoga selalu baik yaa..
Kurang panjang nggak?

Jangan lupa vote & komen yaaa
Bye bye
Love you😘

27 Juni 2024

Papa, I love youTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang