Wynona Abriella, seorang gadis piatu (19) yang di kucilkan oleh seluruh anggota keluarganya karena telah 'membvnuh' ibunya, tetapi karena paras dan kemampuan berbisnisnya yang luar biasa ayahnya masih mau mempertahankannya di 'keluarga' itu.
...
Pagi hari yang cerah di sertai kicauan burung yang perlahan membangunkan Wynona dari tidurnya. Di dekapan Sagara, Wynona terbangun. Wynona perlahan turun dari ranjang selagi Sagara terlelap, dan pergi ke kamar mandi untuk menggosok gigi. Setelah semuanya selesai, Wynona pergi ke dapur utnuk menyiapkan sarapan.
Di dapur, Wynona memasak dengan biasa sampai ada tangan-tangan melilit perutnya. Sagara dengan suara beratnya mengucapkan selamat pagi kepada Wynona.
"Hari ini kaka ke kantor sebentar, malemnya night ride sama temen-temen yang lain. Mau ikut?"
"Aku ga punya motor dong ka, gimana sih kamu."
"Ikut sama kaka apa susahnya, sayang? Kaka ngajak kamu juga supaya bareng. Atau mau beli baru?"
"Gila kali beli baru, aku ikut kaka aja. Mandi sana."
"Kaka bisa aja beliin kamu motor baru, kamu mau motor apa?"
"Aku sama kaka aja, sana mandi duluuu."
"Siap, sayang." Sagara meninggalkan kecupan di kening Wynona sebelum meninggalkannya.
Malamnya, sesuai perkataan Sagara mereka pergi Berkendara Malam bersama teman-teman Sagara yang lainnya. Tujuan mereka adalah mengelilingi seluruh kota.
"Kamu serius pake rok pendek kaya gitu?" ucap Sagara setelah melihat rok yang dikenakan Wynona.
"Iya, kenapa? Kaka ga suka ya? Aku jelek pake ini?"
"Ga gitu, kamu cantik pake apapun. Tapi apa ga kedinginan?"
"Ngga lah, aku kan kuat."
"Iya deh, ntar di jalan Kaka rada ngebut gpp ya? kalo takut peluk aja, Kaka suka dipeluk kamu." ya siapa yang ga suka sih?
"apasiiii kaaaaa." ucap Wynona dengan gemasnya.
Di tengah perjalanan Sagara mulai menaikan kecepatan berkendaranya yang membuat Wynona terkejut.
"Kaget ka, kok tiba-tiba ngebut si?"
"Kaget? Maaf, kaka lupa bilang sama kamu. Takut ga? Peluk aja kalau takut."
"Ngga kalii, cuma kaget aja."
Tanpa basa basi Sagara menarik lengan Wynona untuk memeluknya, Wynona hanya bisa salting secara diam diam. Mulutnya diam tetapi hatinya berdisko.
Di tengah perjalanan rombongan itu istirahat untuk beberapa waktu, di jeda itu mereka mengisi energi dengan makan minum, dll. Setelah agak lama beristirahat, Sagara sadar bahwa Wynona terlihat bosan. Sagara menghampiri dan mengelus pucuk kepalanya.
"Bosen, sayang? Masih lama, Wyn, jangan bosen dulu ya? Let me give u a hug." ucap Sagara sambil merentangkan kedua tangannya agar Wynona bisa masuk ke dekapannya. Wynona ya seperti biasa: malu-malu mau.
Setelah kurang lebih 30 menit beristirahat, rombongan itupun melanjutkan perjalanan mereka. Seperti sebelumnya, Wynona memeluk Sagara. Ilustrasi👉🏻🥺👹😍😘❤️:
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.