Peluluh Api Marah

118 13 0
                                        

Pada pukul 10 malam, cara perusahaan telah selesai, semua orang pulang ke rumah masing-masing. Di perjalanan pulang, Wynona tak banyak merespon ucapan Sagara menandakan ia masih marah.

"Kamu masih marah sama kaka? Maaf, Wyn. Kaka kan udah sama kamu sekarang." Wynona hanya diam dan menatap ke luar jendela mobil. Sagara mengelus paha Wynona dan tidak melepaskannya sampai mereka tiba di penthouse. Saat hendak meninggalkan mobil di parkiran, Sagara menahan Wynona dan memeluknya erat.

"Udahan marahnya sayang, kaka minta maaf."

"Masih di parkiran, ka lepasin." Wynona melepaskan diri dari pelukan Sagara dan pergi ke lift apartment.

"Emangnya kenapa? kamu gamau kaka peluk."

"Gamau, orang masih di parkiran."

Saat tiba di dalam penthouse, di dalam kamar Sagara memeluk Wynona.

"Jangan berontak, kita udah ga di parkiran. Gaakan kaka lepas sampe kamu maafin kaka."

"Ish aku mau ganti baju ka, ga nyaman banget pake ini, ribet gaunnya."

"Gausah ganti, udah kamu cantik kok pake ini."

"Oh jadi kalo aku ganti aku ga cantik lagi? Cukup tau, ka."

"Aishh ga gitu, yaudah ganti aja. Mau bareng ga?"

"Ga! Ntar bukannya ganti baju malah yang lain. Aku cape, mau mandi terus langsung tidur."

"Emang kamu ngarepnya kita ngapain?" Setelah Sagara menyelesaikan kalimatnya, Wynona menatap sinis dan memukul Sagara lalu pergi ke kamar mandi. Sagara hanya tertawa kecil dan memandang punggung istrinya sampai hilang dari pandangannya.

      Pukul setengah 12 malam, Wynona keluar dari kamar mandi dan mendapatin Sagara tertidur di sofa kamarnya. Wynona menghampirinya dan duduk di sebelah Sagara. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Sagara hingga tertidur.

      Di pagi harinya, Wynona terbangun di atas ranjang bersama Sagara. Pelukan Sagara sangat erat sehingga tidak bisa di lepaskan.

      "Maaf.." Sagara mengigau. Wynona sedikit terkejut, ia mengecup bibir Sagara dan tersenyum. Sagara terbangun setelah menerima kecupan dari Wynona.

      "Cepet amat sadarnya."

      "Pagi sayang, hope u have a good day with me."

      "Kontrak kita sebentar lagi mau abis, ka. Kita gabisa terus-terusan nempel kaya gini."

      "Ngomong apa sih sayang, kontrak apaan coba."

      "Pernikahan kita cuma kontrak kecuali aku ngelahirin anak kan, ka? Sedangkan aku.." Sagara memotong pembicaraan Wynona dengan mengelus-elus rambutnya.

      "Tidur, sayang. Masih ngantuk ini kamu." Sagara kembali memeluk Wynona dengan erat.

      Siang harinya di ruang kerja Sagara, Sagara mencari SURAT PERJANJIAN PERNIKAHAN nya dengan Wynona.

      Siang harinya di ruang kerja Sagara, Sagara mencari SURAT PERJANJIAN PERNIKAHAN nya dengan Wynona

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 09, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Unwanted | JangkkuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang