21

488 48 0
                                        

Cut

Suara tepuk tangan begitu berisik, disusul dengan senyuman dan helaan nafas lega. Mereka semua saling membungkuk, melempar senyum juga pelukan. Pekerjaan mereka selesai hari ini, semuanya berjalan dengan lancar.

"Terimakasih atas kerja kerasnya"

Akhirnya, drama yang digarap mulai bulan terakhir pada musim semi itu telah usai. Syuting drama dengan 16 episode yang berakhir pada bulan oktober tepatnya pada pertengahan musim gugur tersebut sudah mencapai tahap akhir.

Sampai pada saat yang ditunggu, perilisan drama yang sudah dinantikan para penggemar dan pecinta drama sejarah.

...

Hinata begitu lelah malam itu. Seharian memakai pakaian berlapis, rambut digelung, dipasangi asesoris kepala, melakukan adegan yang menguras emosi dan air mata. Sungguh semua itu sangat menguras tenaganya.

"Aku ingin makan lagi" Hinata merengek.

"Jangan mentang-mentang sudah selesai syuting lalu kau mengabaikan pola makanmu lagi" Natsu sinis.

Hinata memegang tangan managernya itu. "Ayolah, hanya malam ini, aku sangat lelah dan lapar"

Natsu memutar bola matanya malas. "Hanya malam ini, ingat itu"

Hinata mengangguk girang. "Kau baik sekali"

Hinata meloncat dari atas sofa, segera menuju dapur membuat bakso instan yang ada di kulkas. Gadis itu sangat menyukai makanan itu, beberapa kali melihatnya di beranda tiktok membuatnya ingin cepat-cepat membeli, menyetok banyak sebagai persediaan saat malas memasak.

...

Pagi itu Hinata bangun dengan suasana hati yang tidak karuan, berkeringat dingin, kepala pusing, sedikit linglung. Entahlah, dia sering mimpi buruk akhir-akhir ini.

Hinata segera bangkit, menggelung surainya keatas, mengganti piyama tidur dengan pakaian renang, keluar kamar memakai bathrobe. Dia ingin menyegarkan diri sambil berolah raga.

Gadis itu mengira mimpi buruk itu merupakan efek dari rasa lelah selama menjalani syuting dramanya itu. Namun dia sudah melakukan perawatan tubuh secara rutin semenjak keluar dari rumah sakit, melakukan spa secara rutin, mendatangi griya terapi otot dan urat, makan dan olah raga secara teratur.

Lalu apa yang kurang?

Ah, Hinata tau, dia butuh liburan. Memanjakan diri dengan mendatangi tempat yang indah. Bukankah itu harus?

...

Natsu menghampiri Hinata yang masih asik bermain air, diikuti seorang wanita lain membawa nampan makanan, sarapan untuk mereka berdua. Maid itu meletakkan nampanya di kursi santai, lalu pergi, mengerjakan tugasnya yang lain.

Natsu ikut menceburkan diri ke dalam kolam, bermain air dengan keponakannya itu. "Kau mimpi buruk lagi?"

Hinata mengangguk. "Semua itu seperti nyata, seperti aku adalah sosok itu, ratu yang mati meninggalkan rajanya"

Natsu menatap Hinata. "Apa itu sangat mengganggumu?"

Hinata menggeleng. "Hanya terkadang"

"Kau ingin mengunjungi orang tuamu?" Natsu pikir, dengan begitu Hinata bisa sedikit lebih tenang.

Hinata kembali menggeleng. "Mungkin aku hanya ingin pergi berlibur"

Natsu mendengkus. "Dasar!"

Hinata tertawa. "Kau sungguh menghawatirkanku, bibi?"

Natsu tidak menjawab, hanya mencipratkan air kearah Hinata bertub-tubi. Sungguh, Hinata sangat mempermainkannya!

Hinata berteriak, lalu tertawa keras, merasa puas saat bibinya itu kesal. Hinata membalas perbuatan Natsu dengan sangat bersemangat.

...

Tepat pukul sepuluh pagi, Hinata mendapat pemberitahuan jika harus datang ke gedung agensi, persiapan mengatur jadwal wawancara bersama manager, produser dan pimpinan agensi.

"Besok pukul 9 tepat" Natsu memberitahu.

Hinata mengangguk. "Baiklah"

"Batalkan janjimu dengan Sakura" Natsu mengingatkan.

Tuhan! Hinata lupa jika memiliki jadwal ke salon bersama sahabat merah mudanya, jika terlambat memberi tau bisa hancur dunia karena teriakan sahabatnya itu. Untung saja managernya itu mengingatkan.

Eits, memang itulah tugas manager!

"Untung saja aku memiliki manager yang bisa menghafal semua jadwalku" Hinata tertawa nista.

Natsu melempar hinata menggunakan bantal. Ah, dia begitu frustasi hidup bersama makhluk cengkre seperti keponakannya itu. Lidahnya sangat licin sekali mengatakan sesuatu.

...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

...

Your Majesty ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang