SMA Mandala; salah satu SMA baru di Kota Kembang.
Mandala mempunyai 3 angkatan yang diberi nama masing-masing setiap angkatan, kelas XII yaitu AMERTA, kelas XI yaitu SAHAS dan angkatan terbaru kelas X yaitu ADHIBRATA.
"Walaupun muridnya sedikit, t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
➺➺➺➺➺
Finally, Hari-H pensi pun tiba.
Anak anak yang biasanya ngereog kini mereka cuma diem dieman, pada gugup semua. Semua jadi tiba-tiba demam panggung, gimana ga demam panggung orang panggung nya gede banget mana banyak pula yang nonton.
"Ini pensi apa konser Ya Allah... Mules.." Ucap Gavin yang lagi nahan mules.
Mereka masuk stage barengan dulu, soalnya mau ada perform bareng. Pembukaan Pensi, dibuka sama pertama penampilan para lelaki Darmada X Mandala, di lanjut sama para cewek cewek Darmada X Mandala. Ini dadakan sih H-1 untung mereka semua pada jago jago dance jadi aman aman aja.
Ada yang nepuk pundak Gavin dari belakang, "bisa lah Vin yok!"
Itu Jayden dia juga ikut perform, walaupun anak band tapi dia juga bisa dance loh.
"Aduh kayaknya habis ini gua harus banyak accept followers nih." Kata Sean dia jadi Center di penampilan pembukaan.
Edgar menatap Sean dengan sinis, "najong!"
"Narsis nya dia udah gak ketolong." Sahut Naula yang sudah lelah sama Sean.
"Lah bagus dong kalau narsis artinya percaya diri, ga banyak insecure." Sean masih tetap pada pendirian nya.
"Males banget sama Sean sombong." Hanum pun ikutan lelah sama Sean dari kemarin Sean ga berhenti ke-pd an.
"Nah tuh, ga baik kalau terlalu narsis nanti bisa sombong." Kata Fakhri sang Ustadz Darmada.
Sean pun akhirnya kicep.
Mereka semua pun lanjut pemanasan soalnya bentar lagi naik ke stage. Yang cowok dulu sih, tapi tetep aja anak anak cewek nya pada gugup juga.
Ian sibuk pemanasan sama inget inget koreografi lagi, takut salah di panggung kan nanti malu mana dia juga agak depan kan.
Kalau Shaka sama lagi nginget koreografi, tapi sambil disuapin Alana katanya sih biar nambah energi nya.
Ga lama dateng staff, "ayo naik."
Sean menarik nafas, lalu membuangnya. "Oke bisa.."
Sean melirik Alona dulu, sama nge charge energi juga bedanya ini cuma bisa liat dari jauh doang.
Alona pun menoleh balik kearah pacarnya itu, sambil menggerakkan tangannya. "Semangat!" Tapi cuma menggerakkan mulut nya doang, engga bersuara.
Damn! Jantung Sean langsung berisik, dia jadi makin semangat karna udah di semangatin sama Alona-nya.