Hari ini keadaan Kota Kembang sedang di guyur Hujan, otomatis anak anak yang biasa nya jajan keluar sekolah mutusin buat jajan aja di kantin sekolah.
Anak anak kelas 10 akhirnya bisa istirahat bareng juga sama kakak kakak, soalnya biasanya mereka dikasih pelajaran tambahan mulu
Keadaan kantin lumayan ramai karna para cowok lagi 5v5 game mobile.
"Vin bantu atas Vin, gua bisa kalo ini." Kata Sean si pemimpin tim nya.
Calvin mengangguk mengerti, "oke bang gua keatas. BANG DEN TENANG, SUPERHERO AKAN DATANG!"
Vero yang lagi fokus baca buku melemparkan snack yang ada di atas meja, "berisik Vin."
Nau mau ketawa tapi di tahan, "mampus bentar lagi Vero ngamuk tuh kalau ada yang teriak lagi."
Dara menggelengkan kepalanya, "ckckck dasar abang abang ini heboh semua kalau lagi duel."
"WOY KE MID KOCAK! GUA DITINGGAL SENDIRIAN KEVAN BANGKE!" Ian berteriak heboh saat dia dikepung sama tim lawan tapi tim nya gaada sama dia.
"SABAR JING GUA LAGI NGE JUNGLE, ITU ATUH YANG DIATAS KOCAK BANTU IAN!"
"WAH GAF MAEN LU KEROYOKAN BEWAN SINI JING!"
"TANGAN KOSONG KALO BERANEEE!!"
Vero menarik nafas lalu berdiri sembari menggebrak meja dengan keras, "TENANG DIKIT BISA GA?! LAMA LAMA GUA JEJELIN NIH SAMBEL KE MULUT LU PADA MAU HAH?! APA SEN MELOTOT GITU?! MATA LU GUA COLOK SINI!"
Seketika suasana kantin menjadi hening...
Vero membenarkan jas nya lalu duduk kembali, "ekhmm.. Lanjut aja mainnya asalkan jangan teriak teriak berlebihan kasian Reyna lagi sakit gigi tuh apa ga pusing dia denger lu pada."
Sean ngangguk kicep, "iya ver sorry sorry.. Lanjut aja lanjut baca nya..."
Emang cuma Vero sama Naula doang yang bisa bikin kicep bapak kita satu ini.
"Pftt... Kan apa gua bilang." Naula geleng-geleng kepala, ga kaget dia kalau Vero udah marah.
Beda lagi sama anak anak kelas 10, masih pada bengong sambil liatin Vero yang udah anteng baca buku lagi.
"I-itu.... Beneran Kak Vero??..." Qilla sangat tidak menyangka bahwa seorang Vero yang sangat bijaksana, dewasa, penyabar, rendah hati, green flag, ijo neon terang benderang ternyata kalau marah sengegas itu.
Zanna mengusap punggung Qilla yang kayak syok banget, "hahaha emang gitu. Kalau anak cowo udah pada berlebihan pasti Kak Vero yang turun tangan."
*zzzzzztt.. (Suara Speaker yang baru dinyalain)
"Anak anak ibu yang ibu sayangi, hari ini kalian beruntung heem apalagi buat kelas 10 karna Matwa nya ketunda hari ini. Soalnya hari ini guru guru dan kepala sekolah ada rapat ke kantor pusat. Jadi kalian boleh pulang atau free disekolah boleh asalkan inget pulangnya jangan kesorean oke?! Sekian dari ibu."
Suara cantik Bu July terdengar di speaker, mengumumkan bahwa anak anak bisa pulang lebih cepat. Tapi anak anak Mandala pada ga seneng.
"Ah elah, ngapa pulang awalnya pas lagi hujan sih? Jadinya kudu nunggu dulu di sekolah anjuww!!" Keluh Gavin.
"Yaudasih Vin enakan gini jadinya bisa turu ntar sambil nunggu hujan. Oh iya, Bi Halimah udah ini pulang dong?" Tanya Kevan.
Bi Halimah adalah Ibu Kantin Mandala, dia satu satunya Ibu Kantin. "Iya Kev udah beres beres Bibi pulang, kalau mau pada makan sok aja bikin sendiri tapi nanti wajannya di masukkin ke lemari ya biar besok aja Bibi yang cuci. Terus kalau mau ambil snack sama minuman sok aja nanti Bibi kasih kunci cadangannya."
KAMU SEDANG MEMBACA
MANDALA
Teen FictionSMA Mandala; salah satu SMA baru di Kota Kembang. Mandala mempunyai 3 angkatan yang diberi nama masing-masing setiap angkatan, kelas XII yaitu AMERTA, kelas XI yaitu SAHAS dan angkatan terbaru kelas X yaitu ADHIBRATA. "Walaupun muridnya sedikit, t...
