[1] the truth never come out

1.2K 41 2
                                        

suara keras terdengar kuat dari dalam rumah, hayi menghentikan langkahnya pemuda itu menghela nafas berat, jika ia melangkah masuk maka tubuhnya lah yang akan menjadi samsak lain dari orang yang membuat suara di dalam sana, pergi pun tak mengubah ...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

suara keras terdengar kuat dari dalam rumah, hayi menghentikan langkahnya pemuda itu menghela nafas berat, jika ia melangkah masuk maka tubuhnya lah yang akan menjadi samsak lain dari orang yang membuat suara di dalam sana, pergi pun tak mengubah benang takdirnya, ia akan tetap di pukuli.

Gang sempit dengan penduduk yang juga memiliki pemikiran sempit adalah tempat yang sempurna bagi kriminal di pinggir kota.

Orang-orang tak akan menghentikan para pemabuk, dan penjudi yang terang-terangan berjudi ditepi jalan cukup membuat jalan yang sempit menjadi sangat sempit lagi.

Semua orang di sini rata-rata, pemabuk pecandu dan juga kriminal, orang dengan sdm rendah dan juga ekonomi menengah ke bawah lah yang menempati tempat ia tinggal saat ini.

Mau bagaimana lagi, kedua orangtuanya termasuk ke dalam kategori orang yang tadi, ayahnya pemabuk ibunya pecandu judi, mereka tak dapat mengelola uang dan sudah terlanjur candu dengan hal-hal tersebut.

Ia dan kakaknya menjadi korban, hayi sungguh lelah, ia dulu memiliki adik perempuan, dahulu sekali.

kala itu seseorang yang kaya menginginkan seorang anak namun mereka tak memiliki anugerah dari Tuhan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, bagi mereka yang tak melengkapi hidup mereka yang mereka butuhkan ialah anak, dan mereka mendapatkannya di sini.

Kakaknya sedang bekerja saat itu menjadi anak penjual susu di pagi hari dan ayahnya yang belum pulang mungkin tertidur di jalanan karena terlalu mabuk.

Hayi yang berumur sembilan saat itu sedang demam dan adiknya yang baru berumur sebelas bulan ada di rumah bersama dengan sang ibu. Orang kaya itu datang langsung ke tempat kumuh itu demi menjemput buah hati mereka nanti, ibunya sudah membuat perjanjian dan mengambil uang muka.

Mereka awalnya akan mengambil hati namun keputusan di ubah ketika mereka tiba dan melihat anak yang akan mereka ambil sedang sakit, anak kecil usia itu demam dan di iringi dengansuara mengi mereka tentu membatalkan niatan mereka.

Sebelum mereka berbalik keluar suara tangisan bayi terdengar, ibu hayi panik setengah mati, ia menyembunyikan putrinya di kamar mandi ketika anak itu tertidur.

para bawahan orang kaya itu segera mendobrak masuk ke rumah yang memang rapuh itu, melihat bayi kecil cantik yang di bawakan bawahan mereka itu para orang kaya itu langsung jatuh hati pada bayi manis itu.

ibu hayi meronta-ronta ingin merebut bayinya, menangis memohon untuk tak mengambil putri kecilnya dan menarik hati yang sudah seperti mayat itu untuk di tukarkan dengan bayi yang wanita kaya itu dekap.

Hayi hanyalah anak kecil yang tak tau apapun, ia tak bersuara melihat ibunya meraung dan berteriak pada orang-orang yang berpenampilan 180° dari yang biasa ia lihat.

[ cuplikan cerita untuk kelanjutannya ada di pdf yaa ]

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 29, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALD'STempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang