[Season 3]
• Akhir dari cerita Izaki... kali ini Ia akan memimpin perang besar dimana Dewa melawan Manusia.
『Disclaimer❗ Cerita ini adalah karya penggemar dan tidak berafiliasi dengan Bethesda Softworks.』
Izaki: ...sekarang aku harus mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, aku tidak boleh bergerak gegabah
...
Tibalah Izaki di Dunia kurcaci, tempat yang sangat gelap dan panas... tujuannya tidak lain dan tidak bukan yaitu menyelamatkan anaknya, Lyn.
...Perlu diketahui kalau waktu setiap Dunia itu berbeda-beda, ada yang bergerak cepat dan ada yang melambat. Vakagarr adalah Dunia yang waktunya melambat, jadi beda dengan Skyrim yang alur waktunya normal, perbedaan waktu antara kedua dunia ini adalah 50 menit lebih lambat. Ini menyebabkan adanya gangguan diantara Izaki dan orang orang Skyrim, bisa saja membuat Izaki lebih muda dari anak anak di kota jika ia berada lama disini.
Izaki: (aku akui kota ini cukup bagus untuk seukuran kota bawah tanah, walaupun panas dan gelap...)
Izaki: (pertama-tama...)
Bolf: p-permisi nak... bisakah kau menolongku?
Izaki: eh..? i-iya tentu...
...
Bolf: huuh... aku sangat terbantu, terimakasih Izaki: hahah, tidak apa Bolf: kalau boleh tau, namamu siapa nak? Izaki: (apa aku harus pakai nama samaran..? untuk berjaga jaga agar tidak diketahui oleh dia)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Izaki: iyaa....
...
Izaki: um... Bolf: ada apa? kau terlihat kebingungan Izaki: iya, aku penasaran dengan bangunan bangunan disini... semuanya nampak seperti tanah, terbuat dari tanah Bolf: ya memang, semua tempat disini dibangun menggunakan tanah yang dipadatkan lalu dibentuk. terkecuali bangunan tinggi disana Izaki: hm?
Izaki: wah... itu keren, tempat apa itu? kenapa itu bagus? Bolf: karena tempat itu adalah singgasana Scarlett, tempat kediamannya dewa kami Izaki: !! oh... Bolf: jelas saja lebih mewah dari kami yang dibawah sini Izaki: hm... begitu...
...
Terdengar suara perut yang keroncongan berasal dari Izaki...
Izaki: ee.... Bolf: hahahah, apa kau lapar? ikutlah denganku, kami sedang mengadakan pesta kecil-kecilan di sana Izaki: sebenarnya aku membawa makanan Bolf: tidak apa apa, ayolah Izaki: y-ya, baiklah...
. . .
Igrees: *slash! crats!
Igrees: ini tidak ada habisnya
Atreus: kita harus terus menyerang!
Igrees: tunggu! jangan membuang banyak tenaga hanya untuk monster kecil Atreus: membuang? kau bercanda? aku tidak pernah merasakan lelah dalam bertarung!! *power punch bhuak!!
Igrees: ...💧
Sonia: *swing... *avoid
Sonia: Igrees benar, monster ini tidak ada habisnya... seperti makhluk summon
set Yamato: itu memang benar, aku menganalisis dari mayat mayat yang bertebaran... mereka semua menghilang dalam jangka waktu yang pendek, maka bisa dipastikan makhluk ini adalah buatan atau sihir pemanggilan seseorang yang pastinya berada disekitar sini Sonia: kalau begitu kita harus mencari siapa yang melakukan ini! Yamato: sayangnya aku tidak menemukan apapun soal siapa yang memanggil makhluk ini Sonia: apa?! maksudmu dia tidak ada disini? Yamato: sepertinya begitu-
Duaaarr!!
Sonia: a-apa itu...!
Atreus: sialan... bagaimana bisa monster itu menghempaskan tubuhku?!
set... Atreus: tidak bisa diterima, maju kau sialan!! *dash
...
Bolf: tidak perlu sungkan, masuklah
Izaki: permisi...
Vamman: kau sudah pulang Bolf- wah siapa anak muda ini?! Bolf: haha, dia tidak sengaja bertemu denganku dan ikut juga kesini Vamman: ooh begitu, ya ya... siapa namamu nak? Izaki: aku Nash, sebenarnya aku kebetulan le- Vamman: begitu kah... hoho aku mengerti, kebetulan kami sedang mengadakan pesta kecil-kecilan disini. sekarang kau duduklah dulu di sana, kami akan segera menyiapkan semuanya Izaki: i-iya, baiklah... (dipotong begitu saja...? -_-,)