42. A battle between two ruins 【𝐑𝐞𝐦𝐚𝐬𝐭𝐞𝐫𝐞𝐝】

2 2 0
                                        

Atar menyeringai, cakar tajamnya bersinar di bawah cahaya pertempuran.

Atar: *power stratch!

Sriing!!

Izaki melesat ke samping, menghindari serangan maut itu.

Izaki: *dodge..

Namun Atar tak memberi celah.

Atar: *Dragon form! *Dragon blast!!
Wuuutz...
Zeeerr!

Mata Izaki membelalak saat gelombang energi membara meluncur ke arahnya.

Izaki: !!

...

Dengan gerakan cepat, Izaki mengayunkan pedangnya dalam pusaran angin mematikan.

Izaki: *whirlwind slash!!

Teknik berputar secepat mungkin sembari menggunakan pedang, menciptakan putaran tebasan yang mematikan.

Namun... tidak ada efek apa pun.

Izaki: (bahkan tidak menggoresnya?!)

Matanya menyipit waspada.

Atar tertawa mengejek.

Atar: kau tidak akan bisa melukaiku hanya dengan itu! *Draconic Blast!!

Duaaaaaaaaar!!

Izaki terpental ke belakang, tubuhnya bergetar karena dampak serangan.

Izaki: ghk... (sangat bahaya kalau dia menyerang terus menerus menggunakan itu!)

Atar mendekat, auranya bergetar dengan kesombongan.

Atar: kurasa kau takkan mati semudah itu...

Izaki menghapus darah di sudut bibirnya dan menyeringai.

Izaki: memang benar!

Dia melesat mendekat, menempel di tubuh Atar [Dragon form] dan menusukkan pedangnya berkali-kali.

Atar: *parry!

Izaki: *avoid... *Arise!

Groaaaarr!

Lima Legendary Dragon kala itu muncul, masing-masing dengan aura mengerikan.

Atar menyipitkan matanya.

Atar: sudah kukatakan itu tidak ada gunanya!

Salah satu naga menggigit leher Atar dengan keras.

Atar: ghak!?

Namun, luka itu tak dalam. Keempat naga lainnya segera menyatukan serangan.

Dragon breath!

Woooshhz!!

...

Asap mengepul, tetapi Atar tetap berdiri tegak, tanpa cedera berarti.

Izaki: (bahkan tidak bisa memberikan luka meskipun dengan kelima Legendary dragon... apa apaan dia itu?! kekuatan dan fisiknya tidak bisa dibandingkan dengan semua lawanku selama ini!)

Tangan Izaki mengepal.

Izaki: (aku butuh kekuatan... lebih dari ini! kekuatan yang bisa menghancurkan kulit kerasnya dengan tangan kosong!)

Seketika aura kegelapan mulai menyelimuti tubuhnya...

Izaki terkejut.

Izaki: tunggu dulu... armor?!

The Elder Scroll V: Skyrim [Ragnarok] (Improved ending)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang