[Season 3]
• Akhir dari cerita Izaki... kali ini Ia akan memimpin perang besar dimana Dewa melawan Manusia.
『Disclaimer❗ Cerita ini adalah karya penggemar dan tidak berafiliasi dengan Bethesda Softworks.』
Setelah pertemuan yang hangat, Izaki langsung pergi ke High Hrotgar untuk memberitahukan bencana yang sungguh dahsyat pada Gray beard.
Izaki: -_-, (dia tidak mau ditinggal, jadi aku ajak saja...)
Flashback. . .
Lyn: ga mau! papa jangan pergi lagi...! Izaki: tapi ini penting...💧 Lyn: ga mau tau! humph...!😠 Izaki: uh...😓
Izaki: y-yasudah... kau ikut saja denganku Lyn: wa..! apa boleh?!😲 Izaki: yaa terpaksa sih... tapi gak papa lah Lyn: yay! aku mau! Izaki: ugh... baiklah baiklah, ayo kita berangkat sekarang Lyn: ya!
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
New UI Background
...
Arngeir: ho.. Dragonborn! k-kau berhasil selamat...?! apakah kau...
Izaki: tenang dulu
Arngeir: ah maaf maaf... jadi bagaimana...?? kau berhasil?! Izaki: bisa dibilang begitu, Astaroth telah kalah. Arngeir: ...😦 tidak bisa dipercaya...! sungguh luar biasa..! Semuanya!! pahlawan kita telah berhasil mengerjakan misi yang super bahaya! kita harus merayakannya!!
Wulfgar: wooh..? benarkah!? tidak mungkin.... Bori: apa yang tidak mungkin bagi seorang Dragonborn? hahah
Arngeir: dunia kita sudah aman, sekarang saatnya– Izaki: tunggu dulu Arngeir: eh? ada apa Dragonborn? Izaki: mh....💧 (aku tidak ingin merusak suasana yang menyenangkan ini dengan mengatakan kalau perang yang lebih buruk dari Astaroth telah terjadi....)
Izaki: ....kita sebarkan berita ini ya, kepada seluruh kerajaan dan dunia😁 Arngeir: hahah kukira apa, tentu saja! tidak akan ada yang melupakan perjuangan seorang Dragonborn sepertimu Izaki: hahaha...😄 kalau bisa aku mau dibuatkan patung di setiap kerajaan Arngeir: pasti akan ku sampaikan! tenang saja, tidak usah khawatir Izaki: itu bagus😌 (sebenarnya kalian lah yang seharusnya khawatir...)
...
Setelah itu Izaki pergi ke makam Serana di tepi danau.
Lyn: papa, ini makam siapa?? Izaki: ini... makam seseorang yang aku anggap sangat spesial... melebihi diriku Lyn: hmm....
...
Izaki: (ya... kalian tenang saja, aku yang akan berperang sendirian dengan dewa-dewa itu... aku tidak bisa membiarkan senyuman itu menjadi rusak karena berita ini)
Lyn: papa? dari tadi papa murung, kenapa?? Izaki: ah.. iya kah? tidak kok hha☺️ *pat pat Lyn: 😕...
Izaki: ...(aku akan melindungi senyuman kalian semua! aku berjanji)
...Malamnya.
Izaki: (dia sudah tidur... ini saatnya)
set
...
Izaki: (aku ingin mencoba Sistem baru yang diberikan Vanitas)
Di sebuah bukit rumput yang luas...
Izaki: pemandangan yang indah... oke, sekarang aku mulai dari mana yaa...
. . .
Izaki: (sebenarnya tidak banyak yang ingin ku ketahui sih... karena sebelumnya aku pernah melakukan ini) ...coba sihir aja deh–
Duarr..!
Izaki: huh?! ledakan... dimana itu...!
Izaki: oh disana! Woosh
...
Izaki: (aku tidak tau kalau disini ada sebuah desa...)
Izaki: tapi parah sekali, keadaannya sangat hancur... sepertinya bekas terjadi perang sebelumnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
...
Izaki: mm.., halo..?! ada orang disini?!
. . .
Izaki: (tidak ada ya... apa desa ini sudah ditinggalkan?? tapi tadi aku dengar sumber ledakannya dari sini! apa maksudnya ini)
Krek...
Izaki: !! ap–
Dhuak! Duumm....
Izaki: ghk..! sialan, siapa itu....
Ariel: aku kira sudah tidak ada orang disini, ternyata ada yang masih bertahan ya?
Ariel: eh tunggu.., kau bukan warga sini–
Izaki: *Parados!
Syuuzh!
Ariel: *dodge ups
Izaki: siapa kau!
Ariel: hm... sihir kegelapan, sudah kuduga... kenapa kau bisa ada disini? Izaki: hah?! apa yang kau bicarakan–
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Izaki: –?! (seorang Dewi?! bagaimana bisa) Ariel: hei jawab dong, aku bertanya loh dari tadi! Izaki: aku tidak peduli, apa kau yang menghancurkan desa ini?! Ariel: kalau ya kenapa– Set– Izaki: *power punch
Buak!
Ariel: *withstand... ugh...! (tanganku langsung patah? apa apaan dia ini) Izaki: walaupun aku tidak tau desa ini, tapi sebagai seorang pahlawan aku harus membalaskan dendam mereka! Ariel: pahlawan?