Krack!
Izaki: !! (ini... kan..?)
Ulfric berdiri dengan kedua tangan diikat, wajahnya penuh debu dan goresan luka kecil. Matanya menatap tajam ke arah Izaki, seolah menilai sesuatu.
Ulfric: ...
Izaki menggelengkan kepalanya, berusaha memastikan apa yang ia lihat memang nyata.
Izaki: Jarl Ulfric?! bagaimana bisa kau ada di sini?! bagaimana dengan pertempurannya!?
Ulfric menyipitkan mata, ekspresi bingung terlukis di wajahnya.
Ulfric: ?? ...ada tiga hal janggal yang perlu kutanyakan padamu saat ini
Ulfric melangkah mendekat, rantai di tangannya berbunyi nyaring.
Ulfric: pertama aku bukanlah Jarl... kedua, apa kita pernah bertemu sebelumnya? kurasa tidak pernah
Izaki mengernyit, keringat dingin mulai mengalir di pelipisnya.
Ulfric: dan yang ketiga... apa maksudmu pertempuran? yang kutau pertempuran besar sudah terjadi di masa lalu, tidak ada lagi perang untuk saat ini
Izaki: huh..?! apa maksudmu... jadi...
"Hei jangan banyak bicara!!"
Seorang penjaga menendang kaki Izaki, memaksanya untuk tetap berlutut. Izaki mendongak, menatap orang yang berbicara.
"selanjutnya... bocah aneh, ayo cepat kemari"
Izaki menunjuk dirinya sendiri dengan ragu.
Izaki: a..aku?
"ya! cepatlah, aku tidak dibayar untuk menunggu"
Ulfric menarik napas dalam, lalu menatap Izaki dengan sorot mata tajam.
Ulfric: nak, sampai jumpa di Sovngard
Izaki: !!
Tiba tiba, di sekitar terdengar suara auman yang sangat keras... Tanah bergetar, membuat debu dan batu-batu kecil beterbangan.
"suara apa itu... apa kau mendengarnya?!"
"...tidak ada yang perlu dikhawatirkan, cepat lakukan eksekusinya"
"baiklah, ayo cepat sini~"
Groaaaarr...!
Angin kencang menerpa wajah Izaki, rambutnya berantakan saat ia menatap ke langit. Bayangan besar menutupi cahaya matahari.
Izaki: (mungkinkah ini...)
Dan datanglah sesosok naga, sayap lebarnya membelah langit. Nafasnya yang panas membakar udara sekitarnya.
Izaki: ...!!
"Astaroth! itu naga teror, cepat serang dia!!"
Astaroth mengibaskan ekornya, menghancurkan menara kayu di belakangnya. Matanya yang menyala merah menyapu area di bawahnya.
Astaroth: aku mencium bau energi yang sangat nikmat, siapa diantara kalian yang memilikinya!
Izaki mengangkat kepalanya, menatap naga itu dengan ekspresi campuran antara keterkejutan dan kemarahan.
Izaki: (bukankah dia sudah kukalahkan pada waktu itu... bagaimana bisa dia muncul lagi...?!)
...
Astaroth: tidak ada yang mau maju? baiklah... *Shout: Meteor shower!!!
Roaaaaarr!
Langit menjadi gelap seketika, bola-bola api raksasa mulai jatuh dengan kecepatan tinggi.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Elder Scroll V: Skyrim [Ragnarok] (Improved ending)
Action[Season 3] • Akhir dari cerita Izaki... kali ini Ia akan memimpin perang besar dimana Dewa melawan Manusia. 『Disclaimer❗ Cerita ini adalah karya penggemar dan tidak berafiliasi dengan Bethesda Softworks.』
![The Elder Scroll V: Skyrim [Ragnarok] (Improved ending)](https://img.wattpad.com/cover/371927874-64-k535370.jpg)