HAPPY READING
04
Wajah Lino menunjukkan ekspresi nakal.
"Hmm sangat menggoda. Kamu benar-benar sangat imut." Kata Lino, "Kamu pasti benar-benar merasa haus, ya." Kata laki-laki itu, berjalan ke arah Felix, dengan cara mengejek.
Lino naik ke tempat tidur, berlutut di depan Felix. Hyunjin tertawa kecil, sebelum membalik tubuh Felix, kejantanan Hyunjin masih di dalam pantat Felix, menggesek dinding roktumnya dengan sempurna.
Wajah Felix tepat di depan kejantanan Lino yang masih dibalut dengan pakaian, Felix bisa melihat celana Lino mulai menggembung, pertanda kejantanannya yang sudah setengah keras. "Ayo, bangsat, biarkan aku memberimu minuman." Ujar Lino meraih bagian belakang kepala Felix dan mendorong wajah itu ke penisnya yang sudah mulai tegang sempurna.
Felix memberikan ciuman lembut ke selangkangan Lino yang sudah mengembung hebat itu. Membuat Lino menyeringai ke arah Felix. "Oh shit, kau benar-benar bangsat, little bitch." Umpat Lino, suaranya rendah, membuat Felix semakin bringas terangsang.
Lino akhirnya menarik celana jeans dan celana dalamnya ke bawah memperlihatkan kejantanannya yang sama besarnya dengan milik Hyunjin, tapi miliknya jauh lebih tebal.
Felix bisa merasakan sakit yang dialami rahangnya ketika memasukkan penis Lino ke dalam mulutnya. Felix tidak punya banyak waktu untuk memikirkan rasa sakit itu, karena Lino meraih pipinya, memaksa rahangnya terbuka dan mendorong sekuat yang dia bisa agar penisnya bisa masuk ke dalam mulut Felix.
Felix tersedak keras, dia mencoba untuk menyesuaikan diri, tapi tidak diberi waktu ketika Hyunjin mulai menggempur lubangnya, sementara Lino mendorong dengan kasar kejantanannya ke dalam mulut Felix.
Kepala Felix terasa seperti berawan dan ia melayang karena kesenangan, saat dia bercinta dari dari depan dan belakang. Hyunjin menggoda dengan menekan prostat Felix, membuat Felix menyedot kuat di penis Lino, menyebabkan Lino tersentak melayang dibuatnya dan betapa enak rasanya.
"Aku tidak tahu apa yang kau lakukan di belakang sana, tapi lakukan lagi. Si bangsat ini terasa jauh lebih enak saat dia menyumbat penisku." Kata Lino meraih bagian belakang kepala Felix dengan kedua tangan, menyiksa mulut Felix, tanpa ampun. Kenjantannya itu menggesek bagian belakang tenggorokan Felix, membuat Felix kembali ingin muntah.
Tangan Hyunjin menahan pinggang Felix agar tak bergerak, memastikan tangannya cukup kuat untuk bisa melukai pria di bawahnya dan meninggalkan memar-memar yang menurutnya indah. Hyunjin mendorong pinggulnya ke dalam tubuh Felix dengan cepat, kecepatan hingga menggesek prostat Felix.
Jika bukan karena dua laki-laki yang menahannya di posisi tubuhnya itu, tubuh Felix mungkin akan berubah menjadi lumer karena semua rasa kesenangan yang dia alami saat ini.
Felix merasa perutnya mulai menumpuk, kemaluannya bergerak-gerak. Dia sudah sampai pada puncaknya. Dengan cepat dia menyemburkan larva putih hangatnya pada seprai di bawahnya.
Felix merasakan denyut penis Lino di mulutnya, yang membuat Felix menghisap lebih keras. "Mhm, fuck, kamu pasti benar-benar menginginkan spermaku ya." Lino mengerang, menyodorkan sekali lagi penisnya ke mulut Felix yang basah dan hangat, dan meluncur masuk ke tenggorokan Felix. Felix menelan semua semburan yang dia terima dari kejantanan Lino. "Oh ya, aku muncrat banyak sekali sayang. Jika aku bisa masuk ke bongkahan indah milikmu itu, air mani akan menetes dari pantatmu selama berminggu-minggu, haha." Lino berkelakar diikuti tawanya. Dia lalu menarik penisnya, meninggalkan sedikit sperma di wajah Felix.
YOU ARE READING
Strangers from Hell
FanfictionFELIX-HYUNJIN-JEONGIN-BANGCHAN-MINHO-SEUNGMIN ⚠⚠WARNING⚠⚠ Rated: X-Adults Only [21+] Genre: Fanfiction, Psychological, Mature, Medical, Thriller Tags: #smut, #mentalillness, #hardcore, #bdsm, #gore, #polyamory, #dark, #reversible, #violence, #abusiv...
