Di mohon tolong follow dan tinggalkan jejak lainnya terimakasih dan semoga suka.
⋇⋆✦⋆⋇
Sinar matahari pagi menerangi membangun kan seorang pemuda tampan yang saat ini sedang, tertidur di balik selimut hangat miliknya.Netra yang baru saja tertutup terbuka dan memperlihatkan netra tajam bak silet yang mempesona, bagi setiap wanita yang melihatnya, apalagi ketika baru saja bangun dari tidur nyenyak nya.
Ia dgn segera beranjak dari acara jaringannya menuju kamar mandi dan akan bersiap menuju sekolah seperti rutinitasnya setiap pagi.
Ia bahkan Nanti akan sarapan di kantin seperti biasa. Apalagi Bima sudah menuju ke mansion Leonard untuk menjemputnya.
Selesai bersiap ia dgn segera menuju depan mansion Leonard menuju motor milik sang teman sebangku."Lo dah siap? "
"Hm"
Merasa waktu mereka tak cukup dgn segera mereka bergegas ke sekolah.
Oh iya jika ada yang bertanya mengapa dianggap cuman teman sebangku oleh Vano?, tentu saja karna dia tak ingin mempunyai teman atau sahabat , cukup satu saja yang membuat hidupnya ribet dan malah ingin menambah keribetan lagi. Oh maaf nggak bisa.
Apalagi teman perjalanannya adalah gadis yang sangat barbar dan sengklek ia bahkan heran kenapa ketua sistem pusat menyuruhnya untuk bersama dgn gadis itu.
Ck nggak heran sih kenapa Vano tak ingin berteman. Apalagi berteman dengan seorang gadis yang mempunyai sifat yang agak agak........ Gila.
▼・ᴥ・▼
Disinilah mereka sekarang di kelas dgn keadaan hening. Karna tak adanya siapapun. Saat ini mereka sedang tidur untuk menunggu bel masuk dan kedatangan murid lainnya.
Kring!
Bel berbunyi menandakan kelas saat ini sedang dalam keadaan belajar begitu juga kelas Vano yang di ajar oleh pak bon.
"Oke anak anak jawab semua soalan nya" Titah pak bon . Lalu kembali kearah kursi guru. Untuk mengawasi setiap gerak gerik yang di lakukan sang murid.
Keheningan terjadi di kelas saat ini, karna semua murid sedang fokus mengerjakan ujian harian yang ti berikan pak bon.
Ck padahal mereka sangat jengkel dgn namanya ujian. Akan tetapi mereka akan tahan kejengkelan mereka karna masih adanya pak bon. Tentu saja mereka takut., apalagi jika mereka menyontrk akan dipastikan hukumannya akan sangat berat.
Sretttt
Vano beranjak dari kursi lalu menuju kursi guru dan menaruh kertas ujian. Dan izin pergi ke suatu tempat.
Hal itu sudah biasa bagi semua murid karna kepintaran seorang Vano yang selalu mendapatkan peringkat 1 di setiap Olimpiade.
Dan juga di tambah oleh seorang Bima yang mendapatkan pringkat ke 2 setelah Vano di setiap Olimpiade. Emang yah mempunyai otak cerdas sangat menguntungkan bagi kita jikalau kita mempunyai IQ di atas rata rata.
▼・ᴥ・▼Di belakang sekolah saat ini Vano berada bersiao untuk memanjat pohon mangga.
Saat ini ia sudah memanjatnya dan memakan mangga yang sudah matang dari pohonnya dan jangan lupakan pikirannya yang saat ini berbicara entah pada siapa hanya author dan Tuhan yang tahu.
'Bagaimana? '
'Mereka bersiap untuk menghancurkan setiao musuhnya '
'Yah gue tahu '
'Neee... Kapan kita pergi ke dunia lainnya aku sudah muak dengan mereka semua,apalagi melakukan drama'
'Ck sabarlah'
'Ano love you'
Deg
Sontak ucapan gadis itu membuat jantung seorang Alvano Alvarez berdetak tak karuan. Apakah itu mungkin?, gadis itu mencintainya juga?, apakah ini cuman prenk?. Ya Tuhan mimpi apa dia semalam sampai ia bisa mendengar pernyataan cinta dari gadis pujaan hatinya.
Memegang dada kiri berusaha untuk tenang"ck dasar gadis nakal" Gumamnya menutupi wajah yang sudah memerah bak kepiting rebus.
Tbc
Halo semoga suka jgn lupa follow dan tinggalkan jejak lainnya semoga suka semuanya.
Sampai jumpa di bab selanjutnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
。.。:∞♡*♥SISTEM TAMPAN ITU CINTA KU♥*♡∞:。.。
Fantasytransmigrasi?, itu yang Aurel rasakan sekarang, apalagi harus ditemani dgn seorang sistem,dan sialnya dia transmigrasi ketubuh seorang budak yang berhasil kabur dari kejaran prampok itu. "Al aku cinta loh sama kamu! "_Aurelia Anaya. " ck tutup...